https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Kapolda Jatim Ingatkan Jajaran Waspadai Dinamika Keamanan 2026

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
Surabaya – Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs Nanang Avianto, M.Si., mengingatkan seluruh jajaran agar tidak lengah menghadapi dinamika keamanan tahun 2026 yang dinilai penuh tantangan global serta potensi gangguan kamtibmas di daerah.
Peringatan tersebut disampaikan saat Rapat Pimpinan (Rapim) Kepolisian Daerah Jawa Timur di Rupatama Polda Jatim, Senin (23/2/2026).
“Jangan pernah underestimate. Sekecil apa pun potensi gangguan, jika tidak dipetakan dengan baik bisa menjadi celah fatal,” tegas Kapolda Jatim.
Apresiasi Kinerja dan Penanganan Kasus
Dalam arahannya, Kapolda Jatim mengapresiasi kinerja jajaran sepanjang 2025 hingga Februari 2026 yang dinilai berhasil menjaga situasi Jawa Timur tetap aman dan kondusif.
Ia menyoroti respons cepat dalam penanganan kasus kamtibmas dan bencana, termasuk pengungkapan berbagai kasus atensi seperti judi online, narkoba, pencurian kendaraan bermotor, korupsi, hingga penyelundupan.
Selain itu, ia memuji dukungan jajaran terhadap program pemerintah, termasuk pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan SPPG yang berjalan tanpa komplain, serta kontribusi dalam penguatan swasembada jagung.
Waspadai Transformasi Global dan Modern Warfare
Mengacu pada dinamika global, Kapolda Jatim menilai dunia tengah berada dalam fase transformasi sosial, politik, dan ekonomi yang berpotensi memicu gesekan dan instabilitas.
“Modern warfare bukan hanya perang darat, laut, dan udara. Ada perang ekonomi, drone system hingga psywar. Kita harus adaptif dan solid,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya mengawal Rencana Kerja Pemerintah 2026 sesuai arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dengan mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Polri berada di barisan terdepan dalam menyelamatkan kekayaan negara.
Kalender Kamtibmas 2026 dan Transformasi Internal
Kapolda Jatim memaparkan kalender kamtibmas 2026 yang dipenuhi potensi kerawanan, mulai dari agenda buruh dan mahasiswa, konflik perguruan silat di wilayah Madiun Raya, hingga peringatan hari besar nasional.
“Deteksi dini dan pemetaan kerawanan harus diperkuat,” ujarnya.
Di sisi internal, ia mendorong transformasi penegakan hukum yang adaptif terhadap KUHP dan KUHAP baru, dengan mengedepankan restorative justice serta pendekatan humanis.
“Tinggalkan pola represif. Jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang empatik,” tegasnya.
Mengakhiri arahannya, Kapolda Jatim mengajak seluruh jajaran memperkuat program JOGO JATIM serta menyukseskan Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara sebelum secara resmi membuka Rapim Polda Jatim 2026.
Dengan penekanan pada kewaspadaan, soliditas, dan pendekatan humanis, Polda Jatim diharapkan mampu menjawab tantangan keamanan 2026 secara profesional dan adaptif (andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *