https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BPBD Sleman, Menghibau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang dan selama Hari Raya Idul Fitri 1447 H Maret 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sleman, R.Haris Martapa, saat jumpa awak media di Sleman Selasa 3 Maret 2026.

Haris, mengatakan berdasarkan prakiraan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, kondisi iklim hingga pertengahan 2026 di prediksi berada pada fase netral.’ Namun curah hujan masih tergolong menengag hingga tinggi pada Maret sampai April 2026, dan mulai menurun pada Mei sebagai tanda peralihan menuju musim kemarau,” terangnya.

” Lanjutnya, potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan petir masih perlu di waspadai terutama pada sisa musim hujan ini.

Lebih lanjut, Haris menerangkan BPBD Kabupaten Sleman menghimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dengan membersihkan saluran air, memangkas dahan pohon rawan tumbang, serta menghindari aktivitas di wilayah rawan longsor saat hujan. Selain itu, warga juga diminta menyiapkan tas siaga bencana dan memantau informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG.

Tambah Haris, khusus momentum Lebaran, lonjakan kunjungan wisata di DIY di perkirakan mencapai sekitar empat juta orang. Kami dari BPBD Sleman meminta pengelola destinasi wisata menyiapkan peralatan keselamatan dan memastikan jalur evakuasi dalam kondisi aman. Selain itu, kami juga menghinbau wisatawan mematuhi rambu dan arahan petugas guna menghindari risiko kecelakaan di tengah cuaca yang belum stabil.

” Untuk kawasan lereng Merapi, masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas gunung melalui aplikasi Simantab atau menghubungi Pusdalops BPBD Kabupaten Sleman di nomor : 0821-2510-1212.

Haris, menambahkan dalam rangka pengamanan Lebaran, BPBD Kabupaten Sleman mengaktifkan Posko Utama 24 jam di Pakem serta Posko Lebaran pada 15-24 Maret 2026. Tim Reaksi Cepat (TRC) disiagakan dalam beberapa shift untuk menangani kejadian darurat, seperti pohon tumbang, banjir genangan, dan longsor yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

Upaya kesiapsiagaan dilaksanakan secara berkelanjutan, melalui pemantauan dan evaluasi berkala agar langkah mitigasi tetap efektif.

Dengan langkah tersebut, BPBD Kabupaten Sleman berharap masyarakat dapat menjalani perayaan Idul Fitri 1447 H, dengan aman dan nyaman meski masih berada pada periode cuaca yang dinamis,” tutup Haris.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *