https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Polres Lahat Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal I 2026 Dukung Swasembada Pangan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

LahatKompassIndonesiaNews.com
Polres Lahat mengikuti kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 dalam rangka mendukung program ketahanan pangan dan swasembada jagung nasional, Sabtu (7/3/2026).

Kapolres Lahat AKBP Novi Edyanto yang diwakili oleh Waka Polres Kompol Liswan Nurhapis didampingi Kabag SDM Kompol Telembanua, Kasi Propam AKP Edwar Gultom serta Kapolsek Pseksu Ipda Zulkarnain mengikuti kegiatan tersebut secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo.

Kegiatan nasional tersebut juga dihadiri Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho dan dipusatkan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Program penanaman jagung serentak ini merupakan langkah strategis untuk mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada jagung nasional. Kegiatan dilaksanakan secara terpadu di berbagai daerah sentra produksi dengan melibatkan pemerintah daerah, petani, penyuluh pertanian serta berbagai pihak terkait.

Di wilayah Kabupaten Lahat, kegiatan penanaman jagung dipusatkan di Desa Penandingan, Kecamatan Pseksu dengan luas lahan sekitar 5 hektare.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat H. Candra, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat, Danramil Kikim Area, Camat Pseksu, para penyuluh pertanian, seluruh kepala desa se-Kecamatan Pseksu, tokoh masyarakat serta kelompok tani setempat.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Lahat melalui Waka Polres juga menyerahkan bantuan berupa bibit dan pupuk jagung kepada kelompok tani Desa Penandingan sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produksi pertanian masyarakat.

Pelaksanaan penanaman serentak ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan nasional.

Jagung merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting sebagai bahan pangan maupun pakan ternak.

Dengan meningkatnya produksi jagung dalam negeri, diharapkan ketergantungan terhadap impor dapat berkurang sehingga kebutuhan nasional dapat dipenuhi dari hasil produksi petani dalam negeri.

Partisipasi aktif para petani menjadi kunci keberhasilan program ini. Semangat gotong royong antara petani, kelompok tani, pemerintah daerah, serta dukungan berbagai pihak diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

Melalui penanaman jagung serentak pada kuartal pertama tahun 2026 ini, diharapkan tercipta peningkatan produksi jagung yang signifikan dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kemandirian pangan nasional.

Penulis : Akril
Editor : Jemmy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *