Kalideres, Jakarta Barat — Kompassindonesianews.com Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti kawasan Kampung Kojan RW 06 Kelurahan Kalideres Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, pada Minggu, 12 April 2026.
Warga tumpah ruah menghadiri kegiatan “Lebaran Kojan” yang digelar di Jalan Warung Gantung, tepat di depan Klinik Queen Syifa, RT 15 RW 06. Kalideres Jakarta Barat. Acara ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kerukunan antarwarga.

Sejak pagi hari, lokasi acara sudah dipenuhi oleh warga dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, semua hadir dengan penuh antusias. Tidak hanya warga, kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua RW 06 Kampung Kojan, para tokoh masyarakat, serta Ketua RT se-RW 06 LMK RW06, Dawis SeRW 06, yang turut mendukung suksesnya acara tersebut.

Ketua panitia Lebaran Kojan RW 06 dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar perayaan pasca-Idulfitri, melainkan wadah untuk memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Melalui acara ini, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang hangat, di mana seluruh warga bisa saling memaafkan, berbagi cerita, dan mempererat hubungan yang mungkin sempat renggang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua RW 06 Wawi Fauzi, juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh warga. Ia menegaskan bahwa kerukunan merupakan kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis.
Acara semakin meriah dengan berbagai kegiatan seperti ramah tamah, hiburan warga, Kesenian Daerah serta sajian kuliner khas Lebaran Gartis yang disiapkan secara gotong royong. Serta Cek Kesehatan dan pemberian obat gratis Yang di sponsori oleh Klinik Pratama Quen Syifa Medika..DLL ,Tawa dan canda terdengar di setiap sudut, mencerminkan kuatnya ikatan sosial yang terjalin di antara warga.
Lebaran Kojan RW 06 tahun ini bukan hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga simbol nyata dari semangat persatuan dan kebersamaan.
Harapannya, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa mendatang sebagai tradisi yang memperkokoh nilai-nilai kekeluargaan di tengah kehidupan masyarakat perkotaan.
MURSALIH / MUJAR














