https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

ARIF SATRIA Hadir, ICMI Gaungkan Semangat Kebangsaan Dalam Silaturahmi dan Halal Bihalal

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakarta, — Kompassindonesianews.com Suasana hangat penuh makna menyelimuti Ballroom Hotel Millennium, Jakarta, saat Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) menggelar Silaturahmi Kebangsaan yang dirangkai dengan Halal Bihalal, Jumat (17/4/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang temu lintas gagasan sekaligus penguat nilai persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin, serta para pengurus ICMI dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sumatera Barat hingga Sulawesi. Kehadiran mereka mempertegas peran ICMI sebagai wadah strategis bagi cendekiawan Muslim dalam merawat semangat kebangsaan.

Ketua Umum ICMI, Prof. Arif Satria, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas kehadiran para undangan. Ia membuka pidatonya dengan nada reflektif, menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Alhamdulillah pada malam hari ini kita bisa berkumpul. Secara pribadi kami menyampaikan mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama kami memimpin pada tahun kemarin terdapat hal-hal yang kurang berkenan,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Lebih jauh, Arif Satria menekankan bahwa momentum Halal Bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, melainkan refleksi nilai luhur yang harus dihidupkan dalam kehidupan berorganisasi dan bermasyarakat. Ia menyoroti pentingnya sikap memaafkan sebagai fondasi moral yang memperkuat kebersamaan.

“Hadirin sekalian, memaafkan itu adalah sifat yang sangat mulia. Apalagi ketika kita mampu mengontrol diri sendiri. Dalam organisasi, kita tidak memiliki ruang untuk membalas, sehingga Islam mengajarkan pentingnya kebersihan jiwa dan hati,” tuturnya.

Pernyataan tersebut disambut dengan suasana khidmat, mencerminkan kedalaman pesan yang disampaikan. Para peserta tampak tidak hanya hadir untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyerap nilai-nilai kebijaksanaan yang relevan dalam dinamika kehidupan modern.

Silaturahmi Kebangsaan ini pun menjadi momentum penting untuk memperkuat jejaring intelektual, mempererat ukhuwah, serta merumuskan kontribusi nyata ICMI dalam menjawab tantangan bangsa ke depan.

Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan yang terbangun, ICMI kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pemikiran konstruktif demi Indonesia yang lebih harmonis, berdaya saing, dan berkeadaban.

Redaksi

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *