https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TMMD Ke-128 Resmi Dibuka Di Cigudeg, Dorong Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat Desa

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bogor, kompasindonesianews.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka melalui upacara yang digelar di Lapangan Panunggangan, RT 02/04, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.15 WIB tersebut dipimpin oleh Kaspem Kabupaten Bogor, Zainal Azsari, serta diikuti kurang lebih 400 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya perwakilan Korem 061/Suryakancana, Wakil Bupati Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor,

Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Kapolres Kabupaten Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, serta para kepala dinas dan unsur Forkopimda lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan rombongan Korem 061/SK dan Pemerintah Kabupaten Bogor,

Dilanjutkan paparan dari Dansatgas TMMD, hingga penyambutan dengan tarian tradisional dan pengalungan kain batik sebelum memasuki upacara inti.

Dalam amanatnya, inspektur upacara menyampaikan bahwa TMMD merupakan wujud nyata bakti TNI dalam memperkuat kemanunggalan dengan rakyat sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.

“Melalui tema TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa, kita menegaskan bahwa pembangunan harus dimulai dari desa dan dilaksanakan secara gotong royong,” ujarnya.

Program TMMD ke-128 ini akan berlangsung mulai 22 April hingga 20 Mei 2026 dengan sasaran utama di Desa Tegalega dan Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg.

Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan dan peningkatan jalan penghubung sepanjang 5.200 meter dengan lebar 3 meter, pembangunan 5 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembuatan 5 titik sarana air bersih, pembangunan 5 unit MCK, serta rehabilitasi 2 unit mushola.

Selain itu, kegiatan juga mencakup program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan sekitar 1 hektare untuk penanaman jagung di Desa Tegalega.
Tak hanya pembangunan fisik,

TMMD juga menyasar kegiatan non-fisik seperti pemberian bantuan sembako, pengobatan gratis, donor darah, bazar murah, sunatan massal, pelatihan UMKM,

Serta pelayanan kesehatan melalui imunisasi dan posyandu.

“Program ini menunjukkan bahwa TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun kesadaran, kepedulian, dan kebersamaan masyarakat,” lanjutnya.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi TMMD, pembagian bantuan sosial, bazar murah,

Layanan pengobatan gratis, hingga peninjauan pembangunan RTLH, pengeboran air bersih, rehabilitasi mushola, dan pembangunan MCK.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pasukan, mulai dari TNI, Polri,

Satpol PP, hingga pelajar dan Pramuka ini berlangsung tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.15 WIB.

Program TMMD sendiri merupakan salah satu bentuk sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan seluruh target pembangunan dapat tercapai optimal serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kabupaten Bogor.

Pendim 0621/Kabupaten Bogor

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *