YOGYAKARTA –Kompassindonesianews.com Dalam sebuah langkah yang menegaskan komitmen untuk bersilaturahim dengan berbagai elemen bangsa, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Dr. H. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., beserta jajaran pimpinan PKS pusat dan wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), melakukan silaturahmi kebangsaan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, pada Senin (20/4/2026).
Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah dialog hangat di mana PKS secara terbuka memposisikan diri untuk ‘berguru’ pada salah satu organisasi Islam tertua dan terbesar di Indonesia. Rombongan PKS disambut langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., beserta jajaran pimpinan PP Muhammadiyah lainnya.

Al Muzzammil Yusuf, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari tradisi PKS yang tak pernah putus untuk menjalin silaturahmi kebangsaan. Ia secara khusus menekankan keinginannya untuk belajar dari pengalaman panjang Muhammadiyah.
“Silaturahmi kebangsaan ini adalah tradisi PKS. Hari ini kami datang untuk belajar ke Muhammadiyah, yang telah lebih dari satu abad bergerak nyata di bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan. Ini sangat penting bagi PKS sebagai partai politik yang juga memiliki visi melayani publik,” ujar Al Muzzammil Yusuf.
Muhammadiyah, dengan jaringan lebih dari ratusan perguruan tinggi dan rumah sakit serta panti asuhan di seluruh Indonesia, dianggap sebagai model ideal dalam pelayanan masyarakat yang konkret dan berkelanjutan.
Lebih dari itu, Al Muzzammil Yusuf mengungkapkan bahwa PKS sangat terbuka menerima masukan untuk perbaikan ke depan.
“Dalam pertemuan yang sangat konstruktif ini, kami juga mendapat banyak kritik dan saran untuk ke depannya. Masukan-masukan ini sangat berharga bagi kami untuk bersama-sama membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dengan cara pandang ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang moderat dan mencerahkan,” tambahnya.
Turut hadir dalam rombongan Ketua DPW PKS DIY, Budi Wiyarno, S.T., M.Eng., yang menegaskan bahwa sinergi di tingkat pusat ini akan ditindaklanjuti dengan kolaborasi yang lebih erat di tingkat wilayah DIY.
“Pertemuan ini menandai komitmen PKS untuk memperkuat basis gerakannya tidak hanya melalui jalur politik, tetapi juga dengan menyerap kearifan dari organisasi masyarakat yang telah teruji oleh zaman,” pungkas Budi Wiyarno.(Joni)














