https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Dari Ojek ke Omzet: Komitmen Kapolres Lahat Hidupkan Semangat Ekonomi Kreatif Lewat Kedai APDOL

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lahat, — Kompassindonesianews.com Ada yang berbeda di sudut Kabupaten Lahat. Deru motor yang biasanya identik dengan aktivitas para driver ojek, kini berpadu dengan aroma kopi hangat dan semangat baru. Momen ini ditandai dengan peresmian Kedai APDOL (Asosiasi Persaudaraan Driver Ojek Lahat), yang mendapat dukungan langsung dari Kapolres Lahat, AKBP Novi Edyanto, S.I.K., M.I.K. Rabu.22 April 2026

Kehadiran Kapolres bukan sekadar seremonial. Didampingi jajaran pejabat utama Polres Lahat seperti Kabag Sumda, Kabag Ops, Kasat Lantas, serta perwakilan Jasa Raharja, AKBP Novi Edyanto menunjukkan komitmen nyata Polri dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh keakraban. Tawa ringan, obrolan santai, hingga semangat kebersamaan begitu terasa di antara anggota APDOL dan jajaran kepolisian. Para driver ojek yang hadir tampak antusias, seolah kedai ini bukan hanya tempat usaha, tetapi simbol harapan baru.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini. Ini bukan sekadar kedai, tapi bentuk inovasi dan kekuatan kebersamaan,” ujar Kapolres dalam sambutannya.

Kedai APDOL lahir dari semangat solidaritas para driver ojek di Lahat. Mereka tak hanya ingin sekadar mencari nafkah di jalan, tetapi juga membangun sesuatu yang berkelanjutan. Di kedai ini, mereka bisa berkumpul, berdiskusi, hingga mengembangkan usaha bersama.

Menariknya, kedai ini tidak hanya menawarkan suasana kafe yang nyaman, tetapi juga dilengkapi layanan steam motor—kombinasi unik yang menyasar kebutuhan komunitas sekaligus masyarakat umum. Konsep sederhana namun multifungsi ini menjadi daya tarik tersendiri.

Kapolres Lahat juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kegiatan masyarakat yang berdampak positif.

“Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam membangun kesejahteraan,” tegasnya.

Lebih dari sekadar tempat usaha, Kedai APDOL diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi kreatif yang mampu membuka peluang baru, mempererat persaudaraan, dan menciptakan lingkungan yang harmonis.

Acara peresmian ditutup dengan doa bersama, dilanjutkan peninjauan langsung fasilitas kedai oleh Kapolres dan rombongan. Di balik kesederhanaannya, Kedai APDOL kini berdiri sebagai simbol perubahan—bahwa dari jalanan, bisa lahir harapan besar menuju kemandirian ekonomi.

Akri

Editor:Redaksi

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *