https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Endri Triadi Ketua Laskar Pemuda Melayu (DPD LPM Melawi) Kembali Gelar Karnaval Perahu Hias

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com

Melawi Kalbar Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Raya Idul Fitri 1 syawal 1444 H
DPD LPM (Laskar Pemuda Melayu) Kabupaten Melawi menggelar pelaksanaan perlombaan Perahu Hias di Sungai Pinoh dan Sungai Melawi.
Senin, (10/04/23)

Pergelaran dan perlombaan perahu hias tersebut adalah sebagai ganti dari kebiasaan masyarakat muslim Kabupaten Melawi yang ketika di hari pertama lebaran setelah selesai sholat Idul Fitri di siang nya sering melaksanakan perang petasan yang di anggap berbahaya bagi masyarakat dan pengguna jalan di sekitaran Jembatan Melawi 1 Sungai Pinoh.

Kegiatan ini sudah tahun kedua dalam pelaksanaan nya demi meminimalisir tingkat resiko dan bahayanya jika dilaksanakan perang petasan maka pada hari raya tahun 1443 Hijiriah yang lalu merubah tradisi perang petasan menjadi Lomba Karnaval Perahu Hias( Lomba Perahu Hias) yang di inisiasi oleh DPD LPM Laskar Pemuda Melayu Kabupaten Melawi “Melintang Patah Membujur Lalu”.

Endri Triadi selaku Ketua DPD LPM Laskar Pemuda Melayu Kabupaten Melawi menegaskan bahwa
“Tujuan diadakan acara Karnaval Perahu Hias adalah untuk meningkatkan budaya dan tradisi lokal serta menjalin hubungan silaturahmi dalam memeriahkan dan merayakan hari kemenangan Hari Raya Idul Fitri, juga sebagai ajang wisata memperkenalkan budaya dan kearifan lokal daerah kabupaten Melawi yang kita cintai sebab gratis bagi para pengunjung dan penonton ini tahun kedua kita adakan.” Tegasnya.

Ketua DPD Laskar Pemuda Melayu
“Lomba Karnaval Perahu Hias tersebut akan dilaksanakan pada hari raya Idul Fitri 1444 H. Atau hari pertama Idul Fitri (Lebaran) yang memperebutkan Tropi, Piala serta total hadiah sebesar Rp.10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah), dengan Subsidi peserta kapal kelotok Rp.400.000,00 (Empat Ratus Ribu Rupiah) sedangkan speed tempel Rp 150.000,00 (Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah). Khusus untuk peserta pendaftaran gratis tanpa di pungut biaya”.Terangnya.

(Jon Lendri)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *