https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lurah Dilem Budi Saptono Hadiri Haul 1 Tahun di Kalicebong

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Purworejo, —  Kompassindonesianews.com Kehangatan dan kekhidmatan terasa dalam acara haul satu tahun almarhumah ibu mertua dari Mursalih, wartawan KompassIndonesiaNews, yang digelar di Kalicebong, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026).

Acara tersebut turut dihadiri oleh Lurah Dilem, Budi Saptono, yang hadir bersama warga dan tokoh masyarakat setempat. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan sekaligus penghormatan kepada keluarga besar almarhumah.

Sejak pagi hari, Mursalih bersama keluarga telah menyambut para tamu undangan yang datang dari berbagai daerah. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tahlil dan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama. Suasana haru begitu terasa ketika doa-doa dipanjatkan untuk almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Saptono menyampaikan bahwa kegiatan haul bukan hanya sebagai bentuk mengenang almarhumah, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

“Momentum seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat. Kita tidak hanya mendoakan almarhumah, tetapi juga memperkuat ikatan sosial,” ungkapnya.

Sementara itu, Mursalih mewakili keluarga menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Lurah dan seluruh tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan mendoakan almarhumah.

“Kami sekeluarga sangat bersyukur atas perhatian dan doa dari semua pihak. Semoga kebaikan ini dibalas dengan keberkahan,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan, kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama. Selain sebagai bentuk penghormatan, haul ini juga menjadi wujud nyata nilai-nilai gotong royong dan kebersamaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Kalicebong.

Mursalih

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *