https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

HARI KEBEBASAN PERS SEDUNIA 3 MEI 2026: Kaperwil KompassIndonesianews.Com NTB Apresiasi Insan Pers Penyampai Informasi Akurat dan Edukasi Lingkungan  

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lombok Tengah NTB KompassIndonesianews.Com, 3 Mei 2026 – Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) KompassIndonesianews.Com Provinsi Nusa Tenggara Barat, Mas’ud Rifai, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 Mei 2026. Dalam pernyataannya, ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang senantiasa menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, akurat, serta penuh rasa tanggung jawab kepada publik.

 Menurut Mas’ud Rifai, kebebasan pers bukan sekadar hak yang dimiliki wartawan dan lembaga media, melainkan juga amanah besar yang harus dijalankan dengan memegang teguh kode etik jurnalistik. Keberadaan pers yang independen dan kredibel menjadi pilar utama demokrasi, sekaligus jembatan penghubung antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat luas.

 “Pada momentum spesial ini, saya mewakili seluruh jajaran KompassIndonesianews.Com NTB, mengucapkan selamat Hari Kebebasan Pers Sedunia kepada seluruh rekan-rekan wartawan, redaktur, dan seluruh insan media yang berdedikasi. Apresiasi tertinggi kami sampaikan kepada semua pihak yang terus konsisten menyajikan informasi yang faktual, akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” ujar Mas’ud Rifai, Minggu (3/5).

 Ia menambahkan, di tengah derasnya arus informasi dan penyebaran konten yang tidak terverifikasi saat ini, peran pers menjadi semakin krusial. Tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pendidik masyarakat. Salah satu kontribusi nyata yang terus dijalankan insan pers, kata dia, adalah mengedukasi publik mengenai berbagai isu strategis, termasuk di antaranya pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

 “Kami melihat banyak rekan-rekan yang secara aktif mengangkat isu lingkungan, mulai dari pencegahan kerusakan ekosistem, pengelolaan sampah, hingga upaya pelestarian sumber daya alam. Hal ini menunjukkan bahwa pers tidak hanya berbicara soal politik, ekonomi, atau hukum, tetapi juga hadir menjawab kebutuhan dan tantangan kehidupan bersama. Melalui pemberitaan yang konstruktif, kita turut membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua,” jelasnya.

 Mas’ud Rifai juga berharap, peringatan tahun ini menjadi momentum untuk terus memperkuat kemandirian media, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta mempererat sinergi antara insan pers dengan seluruh elemen masyarakat. Kebebasan pers yang terjaga dengan baik, menurutnya, akan melahirkan informasi yang bermanfaat, sekaligus mendorong terciptanya kemajuan daerah dan bangsa yang berkelanjutan.

 “Mari kita jaga kepercayaan publik terhadap pers, terus tingkatkan kompetensi, dan jadikan media sebagai sarana untuk menebar kebaikan, pengetahuan, serta solusi bagi berbagai permasalahan yang ada. Kebebasan pers adalah hak, tetapi tanggung jawab adalah kewajiban yang tidak boleh kita tinggalkan,” pungkasnya.

 Penulis: M.Rifai

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *