Breaking News
Kepala TNBTS, Mengaku Salut Atas Besarnya Peran Pemkab Sleman Dalam Menaungi Asosiasi JIP Maling Gondol Tiga Ponsel di Bukit Cikasungka, Dekat Pemilik yang Tidur Pulas Bupati Taput Tinjau Penataan Taman Kota dan Kawasan Aek Sigeaon Polda DIY Gelar Puncak Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Ratusan Warga Dapat Layanan Medis Gratis dan Bantuan Sosial YOGYAKARTA – KompassIndonesianews.com, Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polda DIY melalui Bidang Kedokteran menggelar kegiatan Puncak Bakti Kesehatan di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Godean, Kabupaten Sleman, Selasa (23/6/2026). Kegiatan bakti kesehatan tersebut menjadi wujud kepedulian Polri kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan, bantuan sosial, serta berbagai bentuk dukungan yang langsung dirasakan warga. Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K. bersama Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K. dan jajaran Pejabat Utama Polda DIY turut hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kapolda DIY menyapa langsung masyarakat peserta bakti kesehatan serta memastikan pelayanan yang diberikan berjalan dengan baik. Pada kegiatan tersebut, sebanyak 158 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, laboratorium sederhana, pemeriksaan kesehatan gigi, konsultasi dokter spesialis penyakit dalam, dokter spesialis bedah, hingga pemeriksaan kepadatan tulang. Selain pelayanan kesehatan, Polda DIY juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya bantuan kursi roda, bantuan sosial, serta pembagian kaca mata gratis bagi warga yang membutuhkan. Tidak hanya menyasar kesehatan masyarakat secara umum, kegiatan ini juga memberikan perhatian kepada kelompok pekerja dengan pemberian Kartu Bhayangkara Prioritas bagi buruh sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap masyarakat pekerja. Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K. mengatakan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi jajaran Polri untuk memperkuat kedekatan dengan masyarakat. “Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polda DIY ingin menghadirkan pelayanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Kesehatan merupakan kebutuhan dasar, sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban warga,” ujar Kombes Pol Ihsan, S.I.K. Selain di lokasi kegiatan, peserta juga mengikuti rangkaian Puncak Bakti Kesehatan yang terhubung secara daring melalui zoom dari lapangan Lemdiklat Polri. Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan mitra terkait, di antaranya Dinas Kesehatan DIY, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, jajaran TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kapanewon, pemerintah kalurahan, serta organisasi masyarakat dan pekerja. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY berharap semangat pengabdian Polri dapat terus diwujudkan melalui pelayanan yang humanis, kepedulian sosial, dan sinergi bersama masyarakat.(Joni) Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polda DIY Berbagi Manfaat Lewat Gerakan Pasar Murah dan UMKM Bhayangkari
https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Oknum Kepala Desa di Tebo Jambi, Diduga lakukan Exodus besar besaran Secara Ilegal

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jambi//Tebo KompassIndonesiaNews.Com Pemerintah daerah kabupaten Tebo harus mengambil langkah serius terkait dugaan tindakan Exodus besar besaran yang di lakukan oleh oknum kepala desa inisial S desa bukit pamuatan, kecamatan serai serumpun, kabupaten Tebo, (9 Mei 2026)

Dari investasi awak media di lapangan, oknum kepala desa ini di ketahui menguasai puluhan hektar lahan hutan kawasan yang di jadikan perkebunan kelapa sawit,

Oknum kades diduga tidak hanya menguasai lahan tetapi juga mendirikan bangun permanen serta mendirikan 3 RT baru di wilayah lahan hutan kawasan tersebut.

Camat serai serumpun Rano Suwandi saat di confirmasi awak media mengatakan, akan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah terkait indikasi dugaan pelanggaran hukum yang di lakukan oknum kades

 “Saya baru sbulan disini, informasi ini akan segera saya tindak lanjuti, kalau ini benar, ini tidak bisa di biarkan”ucap camat.

Exodus besar besaran ini diduga di lakukan oleh oknum kades dengan memanfaatkan momen pilkada pada tahun 2024 dengan mendukung salah satu kandidat calon kepala daerah, hal ini di buktikan dengan adanya dokumentasi perangkat desa bukit pamuatan sedang memasang sepanduk salah satu calon kandidat kepala daerah.

Hal ini di benarkan oleh Siti Fatimah, mantan camat serai serumpun pada tahun 2023 sampai 2025,

 “Exodus ini di lakukan pada momen pilkada, saya tau nya karna orang Capil menelpon, banyak nya perpindahan data penduduk, kalau untuk penambahan RT saya malah tidak mendapat informasi sama sekali” tegas mantan camat ser ser ini.

Pelaku yang melakukan eksodus, pendudukan, atau perambahan besar-besaran di lahan kawasan hutan di Indonesia secara ilegal dijerat dengan sanksi pidana dan denda yang sangat berat, UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan pasal 78 pelaku dapat di pidana penjara hingga 10 tahun dan denda 7,5 milyar.

Kepada Kejaksaan negeri Tebo agar segera melakukan investigasi terhadap terduga pelaku perambahan dan penguasaan kawasan hutan ilegal di kecamatan serai serumpun, lakukan upaya penyelamatan aset negara dan penindakan hukum tegas, segera koordinasikan dengan penyidik Gakkum KLHK untuk memberikan efek jera agar terduga pelaku tidak terkesan di biarkan.

.(Nata)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *