https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Rapat Koordinasi Wilayah Kelurahan Jembatan Besi Bahas Keamanan, Kebersihan Hingga Administrasi Wilayah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.com
Jakarta — Kelurahan Jembatan Besi, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat menggelar Rapat Koordinasi Wilayah di Aula Kantor Kelurahan Jembatan Besi, Rabu (13/05/2026). Kegiatan tersebut dihadiri unsur tiga pilar, Satpol PP, FKDM, LMK, para Ketua RW serta perwakilan RT se-Kelurahan Jembatan Besi.

Rapat koordinasi wilayah tersebut membahas berbagai persoalan lingkungan dan administrasi kewilayahan, mulai dari keamanan dan ketertiban, kebersihan lingkungan, penertiban wilayah, BPJS Ketenagakerjaan hingga Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pembahasan mengenai keamanan wilayah disampaikan oleh Babinsa Kelurahan Jembatan Besi, Sertu Sarip, S.T., bersama Bhabinkamtibmas Iptu Jumadi Adam. Dalam sambutannya, keduanya menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan masyarakat serta memperkuat koordinasi antar unsur wilayah guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Sementara itu, pembahasan terkait penertiban wilayah disampaikan oleh KasatpolPP Kelurahan Jembatan besi Afit, S.H., M.H., yang menyoroti pentingnya ketertiban lingkungan serta koordinasi bersama unsur wilayah dalam menjaga kenyamanan masyarakat.

Sedangkan materi mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta BPJS Ketenagakerjaan disampaikan oleh Kasi Pemerintahan Kelurahan Jembatan Besi, Martadinata. Dalam penyampaiannya, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran administrasi dan kepatuhan terhadap kewajiban wilayah serta pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua RT 004/01 Jembatan Besi, Galib Aljaidi, menyampaikan sejumlah keluhan dan pertanyaan terkait kinerja ASN Kelurahan Jembatan Besi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, Ketua RT 001/010 Jembatan Besi, Dedi, juga menanyakan terkait proses klaim asuransi kematian almarhum Ketua RT 005/02, Nursan, serta persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai tidak sesuai ukuran dan data input di lapangan.

Ketua RW 02 Jembatan Besi, Agus Rendi, dalam kesempatan tersebut turut menyampaikan masukan kepada pihak kelurahan agar lebih gerak cepat (gercep) dalam menerima dan menindaklanjuti laporan dari RT dan RW terkait persoalan masyarakat di wilayah.

Sementara itu, Lurah Jembatan Besi, Achmad Subhan, S.E., M.A.P., menjelaskan terkait persoalan LPJ Operasional RT/RW serta permasalahan kebersihan yang sebelumnya terjadi miskomunikasi antara pihak Kelurahan, Sudin Lingkungan Hidup (LH) dan RW 02 Jembatan Besi. Menurutnya, koordinasi antar pihak perlu diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

Rapat koordinasi wilayah tersebut diakhiri dengan penyampaian Ketua RW 03 Jembatan Besi, Didi Mawardi, yang berharap antar ASN di lingkungan Kelurahan Jembatan Besi dapat saling bersinergi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dan tidak saling mengintip satu sama lain, sehingga tercipta suasana kerja yang lebih kompak dan harmonis.

Melalui rapat koordinasi wilayah tersebut diharapkan tercipta komunikasi dan sinergi yang lebih baik antara pemerintah kelurahan, instansi terkait serta pengurus wilayah dalam menjaga ketertiban, kebersihan dan pelayanan kepada masyarakat.

 Johan / Rnd_

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *