https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026, Ormas Islam Sepakat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Palembang, 17 Mei 2026* – Kompassindonesianews.com Pemerintah melalui Kementerian Agama RI resmi menetapkan 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026*, dan *Hari Raya Idul Adha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026*.

Ketetapan ini disampaikan langsung oleh *Menteri Agama RI Nasaruddin Umar* dalam konferensi pers usai Sidang Isbat di *Auditorium H.M. Rasjidi, Kemenag RI, Jl. M.H. Thamrin No. 6, Jakarta*, Minggu malam, 17 Mei 2026 pukul 19.00 WIB. *Keputusan disepakati seluruh peserta sidang, termasuk ormas Islam.*

*Dasar Penetapan: Hisab dan Rukyat*

Keputusan diambil setelah memadukan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari 88 titik pemantauan di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data hisab, posisi hilal di Indonesia berada pada ketinggian *3° 17′ 33″ hingga 6° 56′ 58″*, dengan sudut elongasi *8° 54′ 49″ hingga 10° 37′ 7″*.

Hasil rukyat juga mengonfirmasi hilal terlihat di Kabupaten Lamongan oleh saksi yang telah disumpah. Data ini memenuhi kriteria MABIMS, yaitu minimal tinggi hilal 3° dan elongasi 6,4°.

“*Disepakati bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026 M dan dengan demikian Hari Raya Idul Adha tanggal 10 Dzulhijjah 1447 H jatuh pada hari Rabu, 27 Mei 2026,*” ujar Menteri Agama Nasaruddin Umar.

*Ormas Islam Sepakat, Penetapan Serentak*

Sidang isbat berlangsung musyawarah dan dihadiri unsur pemerintah, lembaga ilmiah, *Majelis Ulama Indonesia, pimpinan ormas Islam nasional, pakar falak, akademisi, dan pimpinan pondok pesantren*.

Dengan redaksi “disepakati”, seluruh peserta sidang termasuk perwakilan ormas Islam menyatakan menerima hasil penetapan. Tahun ini juga terjadi kesamaan tanggal dengan Muhammadiyah, sehingga Idul Adha 2026 berlangsung serentak di Indonesia.

*Peserta Sidang Isbat*

*Pemerintah & DPR*: Wakil Menteri Agama, Komisi VIII DPR RI, jajaran eselon I dan II Kemenag *Lembaga Ilmiah*: BMKG, BIG, BRIN, Tim Hisab Rukyat Kemenag

*Tokoh Agama & Ormas Islam*: MUI, pimpinan ormas Islam nasional, pakar falak, akademisi, pimpinan pondok pesantren

*Perwakilan Internasional*: Duta Besar negara sahabat

“*Sidang isbat menjadi forum bersama untuk memadukan hasil hisab dan rukyatul hilal guna menetapkan awal Dzulhijjah 1447 H secara akurat dan dapat diterima seluruh umat Islam Indonesia,*” ujar Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat.

Sidang disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Kemenag RI dan Bimas Islam TV.

( Komarudin )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *