https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Monitoring Bantuan Pangan, Kadis Sosial Sleman, Wawan Widiantoro Berpesan Jangan Diperjualbelikan

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Dinas Sosial Kabupaten Sleman melakukan monitoring pelaksanaan bantuan pangan di sejumlah titik yang tersebar di wilayah Kabupaten Sleman.

Bantuan pangan ini berasal dari cadangan pangan pemerintah alokasi Maret – April 2026, kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, saat menjinjau pelaksanaan pemberian bantuan di Kalurahan Sinduharjo, Sleman, Selasa 26 Mei 2026.

” Wawan mengatakan bantuan ini berasal dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), berupa beras 10 kilogram dan minyak goreng 2 liter setiap penerima per bulannya, sehingga penerima pada hari ini mendapatkan 20 kilogram beras dan minyak goreng 4 liter,” bebernya.

Lanjutnya, jumlah penerima bantuan pangan ini ada sekitar 114.684 penerima yang tersebar di 86 Kalurahan yang ada di Kabupaten Sleman. Ia menambahkan data ini berasal dari, data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN). Hasil monitoring yang kami lakukan secara umum penyaluran bantuan tersebut berjalan lancar, masyarakat antusias saat mengambil bantuan ini.

Dan saya berpesan kepada penerima bantuan bisa dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan sehari – hari, sehingga mampu mengurangi pengeluaran rumah tangga. Dan juga saya berpesan kepada penerima bantuan pangan ini, jangan diperjualbelikan,” tegasnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan monitoring tersebut yakni, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Widiantoro, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Kelembagaan Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Feri Istanto, dan Staf Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Agus Sutejo.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *