https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kondisi Memprihatinkan Rumah Janda Miskin di Sumba Timur, Delila Bomba Hutar Harapkan Perhatian Pemerintah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Sumba Timur, NTTKompassindonesianews.com Di tengah pembangunan yang terus berjalan, masih terdapat warga yang hidup dalam kondisi serba terbatas. Salah satunya adalah Delila Bomba Hutar, seorang janda miskin yang tinggal di Dusun 01 (Kambata Kondurawa), RT 03/RW 02, Desa Praibakul, Kecamatan Katala Hamu Lingu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ibu Delila menjalani kehidupannya seorang diri di sebuah rumah alang sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak huni. Rumah tersebut terbuat dari bambu, mulai dari dinding hingga bale-bale yang digunakan sebagai tempat beristirahat sehari-hari. Kondisi bangunan yang sederhana dan rentan terhadap cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi dirinya.

Sebagai seorang janda yang tidak memiliki sumber penghasilan tetap, Ibu Delila hidup dalam keterbatasan ekonomi. Dengan kondisi tersebut, ia berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah maupun pihak-pihak yang memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu.

Program bantuan seperti bedah rumah, bantuan sosial, maupun bentuk dukungan lainnya dinilai sangat dibutuhkan agar Ibu Delila dapat menikmati tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak. Kehadiran bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban hidup yang selama ini ia jalani.

Kisah Ibu Delila Bomba Hutar menjadi gambaran bahwa masih ada warga di pelosok daerah yang membutuhkan perhatian serius. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, lembaga sosial, dunia usaha, serta masyarakat luas untuk membantu mereka yang masih hidup dalam keterbatasan.

Semoga kepedulian berbagai pihak dapat menghadirkan harapan baru bagi Ibu Delila, sehingga ia dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik dan bermartabat di masa yang akan datang.

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *