https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Objek Wisata Air Sitapigagan Desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula Sudah Dikelola Oleh BUMDes Bonan Dolok Marsada

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Samosir. Kompassindonesianews.com- Objek wisata Air Terjun Sitapigagan di Desa Bonan Dolok dikelola secara terpadu melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Desa Bonan Dolok Tumu Tortius Siboro saat di Temui Media Online Kompassindonesianews.com- Senin 1 Juni 2026 Mengatakan Pemerintah Kabupaten Samosir terus mendorong pengelolaan profesional melalui BUMDes setempat agar retribusi wisata masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD),Destinasi ini terletak di kawasan Geopark Kaldera Toba, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, dan berjarak sekitar 25 km arah barat daya dari pusat kota Pangururan

Tumu Tortius mengatakan bahwa Objek Ari Terjun Sitapigagan yang sudah ramai di kunjungi para Wisatawan luar deerah, Sudah Dikelola oleh
BUMDES Bonan Dolok Marsada
Ketua : Tumpu Siboro
Sekretaris: Heru Sihotang
Bendahara: Devida br Siboro

Pembina BUMDES Bonan Dolok Marsada
Tumu Tortius Siboro ,
Tumu Tortius Menerangkan bahwa
Karcis masuk Ke Objek Wisata Sitapigagan Rp 5000/orang,Untuk menuju Air Terjun Sitapigagan di Desa Bonan Dolok, Sianjur Mula-Mula, pengunjung wisata bisa menggunakan ojek lokal yang dikelola oleh masyarakat setempat atau BUMDes, Karena Akses ke lokasi hanya bisa dilalui dengan kendaraan roda dua atau jalan kaki karena jalannya sempit. Ojek lokal akan membawa wisatawan melewati pemandangan sawah dan rumah tradisional

Kepala Desa Bonan Dolok Tumu Tortius Siboro yang juga sebagai Pembina BUMDES Bonan Dolok Marsada mengatakan bahwa Air Terjun Sitapigagan menjadi salah satu rekomendasi yang bisa Anda kunjungi ketika ingin menjelajahi Pulau Samosir. Air terjun ini tepatnya berada di Desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mulamula yang berjarak sekitar 25 km dari Pangururan, Samosir.

Desa Bonan Dolok ini menawarkan pemandangan mengagumkan. Rumah-rumah tradisional, sawah dan alam yang asri dikelilingi bukit hijau. Persawahannya terhampar luas dan hijau.

Air terjun Sitapigagan ini sehari-harinya berwarna agak merah tua dan banyak yang beranggapan seperti kotor, tetapi apabila air tersebut dimasukkan ke dalam suatu wadah misalnya botol air mineral, warna airnya tetap bening.

Saat berada di Air Terjun Sitapigagan Desa Bonan Dolok Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Para Wisatawan pasti akan merasakan ketenangan dan kesunyian karena tempat wisata ini termasuk yang selama ini jarang terjamah oleh wisatawan,Namun Setelah Pembangunan Rekontruksi Jalan umum di desa ini pada tahun 2025 yang lalu, Sehingga pada Tahun 2026 ini banyak wisatawan yang datang dari berbagai sumber daerah menikmati Pesona alam air terjun Sitapigagan,Karena Ketika Wisatawan Datang ke air Terjun Sitapigagan akan merasa betah dengan menikmati bermain air terjun di sana, sekaligus memandangi pesona alam di lokasi wisata tersebut.

Tumu Tortius Siboro Menambahkan bahwa Para Wisatawan yang datang ke Objek Wisata Air Terjun Sitapigagan sudah banyak datang melalui Rute perjalanan dari perbatasan Kabupaten Dairi jalur darat menuju Kecamatan Sianjur Mula-Mula. Rute ini melewati kawasan Binangara yang tembus ke area perbatasan, melintasi Desa Hasinggaan, hingga tiba di Desa Bonan Dolok ,

Perjalanan Rute ini tak luput dari Program Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom ST yang terus menerus menggenjot Pembukaan Askes Jalan Lintas Umum di kabupaten Samosir khususnya di Desa Bonan Dolok – Desa Hasinggan Kecamatan Sianjur Mula-Mula,ucapnya.

( Marhuarar Pangaribuan)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *