https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bupati Samosir Launching Bengkel Kapal Merah Putih I, Benahi Armada Transportasi Kapal Jamin Keselamatan Penumpang.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Samosir. Kompassindonesianews.com. Suara gong yang dipukul Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom, menandai babak baru bagi transportasi perairan di Kawasan Danau Toba. Di Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Kamis (18/6/2026), bengkel kapal permanen pertama di Kabupaten Samosir resmi beroperasi.

Peresmian Bengkel Kapal CV. Muara Putih I tersebut tidak hanya menjadi simbol hadirnya fasilitas perawatan kapal yang modern, tetapi juga menandai komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan pelayaran di salah satu destinasi wisata unggulan Indonesia.

Usai seremoni pemukulan gong, kegiatan dilanjutkan dengan uji coba penarikan kapal motor ke dalam fasilitas bengkel. Momen itu menjadi bukti kesiapan bengkel dalam melayani kebutuhan perawatan dan perbaikan kapal yang beroperasi di perairan Danau Toba.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Pabung 0210/TU Tahan Siringoringo, Wakapolres Samosir Briston Agus Napitupulu, Direktur CV. Muara Putih I Jusman Sianturi, Plt Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (KSOPP) Danau Toba Tora Siagian, serta sejumlah pejabat daerah, operator penyeberangan, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Vandiko T. Gultom mengapresiasi investasi yang dilakukan CV. Muara Putih I di Kabupaten Samosir. Menurutnya, kehadiran bengkel kapal tersebut menjadi kebutuhan penting bagi daerah yang aktivitas masyarakat dan sektor wisatanya sangat bergantung pada transportasi perairan.

Ia menilai fasilitas tersebut akan berperan besar dalam memastikan armada kapal tetap dalam kondisi laik operasi sekaligus mendukung budaya keselamatan pelayaran yang berkelanjutan.

“Sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas, Danau Toba membutuhkan transportasi perairan yang aman, nyaman, dan memenuhi standar keselamatan. Saya berharap Bengkel Kapal Muara Putih I dapat menjadi pusat layanan perawatan dan perbaikan kapal yang profesional, modern, dan terpercaya,” ujar Vandiko.

Bupati juga mengingatkan para operator kapal agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dengan melakukan pemeriksaan armada secara berkala dan mematuhi seluruh ketentuan yang ditetapkan otoritas pelayaran.

Menurut Vandiko, berdirinya bengkel kapal ini sekaligus menunjukkan semakin baiknya iklim investasi di Kabupaten Samosir. Pemerintah daerah, kata dia, terus berupaya menghadirkan pelayanan perizinan yang cepat, transparan, dan bebas pungutan liar guna menarik lebih banyak investasi yang berdampak positif bagi masyarakat.

Sementara itu, Direktur CV. Muara Putih I, Jusman Sianturi, mengungkapkan bahwa pembangunan bengkel kapal tersebut telah dimulai sejak tahun 2024. Gagasan pembangunan muncul karena belum tersedianya bengkel kapal permanen yang mampu melayani kebutuhan perawatan armada secara profesional di kawasan Danau Toba.

“Kami melihat kebutuhan akan fasilitas perawatan kapal yang memadai demi mendukung keselamatan pelayaran di Danau Toba. Karena itu, bersama rekan-rekan kami berinisiatif membangun bengkel kapal ini agar dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi para operator kapal,” kata Jusman.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Samosir atas dukungan yang diberikan selama proses pembangunan, termasuk kemudahan dalam pengurusan perizinan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada masyarakat Desa Pangaloan yang mendukung pembangunan hingga selesai.

Perwakilan KSOP Utama Kelas I Belawan, Regina, menyambut baik hadirnya bengkel kapal tersebut. Menurutnya, fasilitas reparasi kapal, perahu, dan bangunan terapung itu akan menjadi salah satu penopang penting dalam meningkatkan standar keselamatan pelayaran di Danau Toba.

“Kami percaya sinergi antara pemerintah daerah, KSOP, dan pelaku usaha akan menjadi kunci dalam mewujudkan pelayanan transportasi perairan yang aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Dukungan juga datang dari tokoh masyarakat Kabupaten Samosir, Juang Sinaga. Ia menilai kehadiran Bengkel Kapal Muara Putih I merupakan langkah strategis untuk menjaga keselamatan transportasi perairan sekaligus memperkuat citra Danau Toba sebagai destinasi wisata nasional yang aman dan nyaman.

Menurutnya, fasilitas tersebut akan mendorong operator kapal lebih disiplin dalam melakukan perawatan armada sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan.

“Kehadiran bengkel kapal ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi salah satu pendukung penting dalam pengembangan pariwisata Danau Toba yang berkelanjutan,” ungkap Juang.

Dengan hadirnya bengkel kapal permanen pertama di Samosir, masyarakat dan pelaku usaha transportasi kini memiliki fasilitas yang lebih dekat dan memadai untuk menjaga kelaikan armada. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan transportasi perairan yang aman sekaligus mendukung kemajuan sektor pariwisata Danau Toba di masa mendatang.

( Marhuarar Pangaribuan)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *