https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pasar Bela Negara Edisi 34, Dikunjungi Bupati dan Wakil Bupati Sleman

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesinews.com Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman kembali menggelar Pasar Bela Negara edisi yang ke -34, bertempat di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, Jumat 26 Juni 2026.

Pergelaran Pasar Bela Negara kali ini sungguh luar biasa karena di pantau langsung oleh Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya bersama Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa.

Dalam pantauan awak media, Bupati dan Wakil Bupati berbincang – bincang dengan para pedagang dan sekaligus berbelanja jajanan yang ada di Pasar Bela Negara tersebut.

” Dalam acara PBN kali ini, Bakesbangpol Sleman mengundang dua orang dara sumber yakni Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman dan Relawan Kebencanaan Kabupaten Sleman.

Dalam diskusi, para narasumber menyoroti dampak psikologis korban bullying digital, mulai dari penurunan mental, hingga gangguan sosial.

” Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sleman, Wawan Wiantro, menegaskan pentingnya literasi digital sejak dini. Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi ruang yang sehat, bukan ajang untuk menyakiti sesama,” paparnya.

Sementara itu, para relawan kebencanaan berbagi pengalaman di lapangan. Mereka menyebut, kasus bullying online sering memicu konflik sosial dan memeperparah kondisi psikologis warga saat menghadapi bencana,” ungkapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kabid Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Bakesbangpol Kabupaten Sleman, Immawan Nur Syaiful, menegaskan melalui Pasar Bela Negara ini, Bakesbangpol Sleman berharap masyarakat khususnya generasi muda lebih bijak dalam bermedia sosial.

Bela negara, menurutnya tidak hanya di medan perang, tapi juga dengan menjaga persatuan di ruang digital,” kata Immawan.

Pasar Bela Negara ini diselenggarakan oleh Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman bekerjasama dengan Carya Budhi Chatnya, yang merupakan salah satu organisasi membina para pelaku UMKM yang ada di Kabupaten Sleman.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *