https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pemerataan Infrastruktur Jalan, Pemkab Sleman Gelontorkan Anggaran Rp.8,6 Miliyar

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, akan memulai secara massal proyek perbaikan jalan poros utama Desa yang rusak di setiap Padukuhan- Padukuhan pada akhir Juli 2026. Proyek ini untuk anggaran murni akan digelontorkan senila Rp.8,6 miliyar rupiah sesuai jumlah Kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman.

” Dari 86 Kalurahan akan menerima alokasi dana masing – masing sekitar Rp.100 juta, namun terdapat 16 Kalurahan akan menerima lebih banyak alokasi anggaran untuk pemerataan infrastruktur agar pembangunan lebih maksimal dari Kalurahan lain.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman, Sukarmin, saat ditemui di Kantornya Senin 6 Juli 2026. Ia mengatakan saat ini sedang proses penyusunan dokumen lelang atau dokumen tender, harapannya nanti proses tender kurang lebih memakan waktu dua minggu ya,” bebernya. Semoga tidak ada halangan, akhir Juli tahun ini kita mulai eksekusi,” tambahnya.

” Lanjutnya, untuk efektiftas pelaksanaan proyek perbaikan jalan Desa, satu Kapanewon/Kecamatan akan dikerjakan satu kontraktor. Kitakan ada 17 Kapanewon/Kecamatan, rencananya satu Kapanewon/Kecamatan satu kontraktor untuk efektivitas proses dan pelaksanaan.

Dari data DPUPKP Sleman, kerusakkan jalan desa rata – rata itu berlubang, tidak rata, dan lain – lainnya. Selain jalan tidak rata karena sudah lama tidak diperbaiki karena terhentinya program stimulan jalan dari pemerintah Kabupaten Sleman,” kata Sukarmin.

” Kita tau sekian tahun program itu kan berhenti, masyarakat tidak bisa lagi mengajukan bantuan untuk memelihara jalan.

Namun, meskipun usulan ruas jalan yang diperbaiki datang dari pihak Kalurahan, Kadis DPUPKP menegaskan pengerjaan fisik dan pengawasan proyek akan tetap dilaksanakan secara teknis oleh kami DPUPKP Sleman demi menjaga standardisasi kualitas mutu jalan,” tutupnya.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *