JAKARTA – Kompassindknesianews.Com DPP FORKABI melontarkan peringatan keras kepada pihak mana pun agar tidak mengganggu agenda Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) FORKABI yang akan digelar pada 25 Juli 2026 di GOR Ciracas, Jakarta Timur.
DPP FORKABI menilai, apabila pelantikan organisasi yang telah memiliki legalitas resmi dari negara kembali mendapat hambatan atau dugaan intervensi, maka hal tersebut merupakan persoalan serius yang harus dipertanggungjawabkan karena mencederai prinsip negara hukum, demokrasi, dan kebebasan berserikat yang dijamin konstitusi.

Sekretaris Jenderal DPP FORKABI, Tahyudin Aditya, menegaskan bahwa kesabaran kader FORKABI ada batasnya. Menurutnya, apabila pelantikan kembali diganggu seperti yang terjadi pada Musda VI DPD FORKABI Jakarta Barat, maka DPP FORKABI siap mengerahkan ribuan kader untuk mendatangi Kantor Gubernur DKI Jakarta dan menyampaikan aspirasi secara damai serta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Saya ingatkan, jangan coba-coba mengganggu pelantikan DPP FORKABI. Kalau sampai agenda organisasi yang sah dan memiliki legalitas negara ini kembali diintervensi, berarti ada sesuatu yang tidak beres. Kami tidak akan tinggal diam. Ribuan kader FORKABI siap datang ke Kantor Gubernur DKI Jakarta, kami akan bertindak, untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai. Jangan ada pihak yang merasa bisa menginjak-injak hak organisasi yang sah. Hormati hukum, hormati demokrasi, dan biarkan pelantikan berjalan sebagaimana mestinya,” tegas Tahyudin Aditya.
Tahyudin juga mengimbau seluruh kader FORKABI agar tetap menahan diri dan tidak terpancing provokasi dari pihak mana pun. Menurutnya, FORKABI akan tetap mengedepankan sikap dewasa, menghormati proses hukum, serta menjaga kondusivitas Jakarta.
“Kita buktikan bahwa FORKABI adalah organisasi yang taat hukum dan menjunjung tinggi persatuan. Namun, jangan ada yang menganggap sikap menahan diri sebagai bentuk kelemahan. Kami ingin pelantikan berlangsung aman, tertib, dan sesuai aturan. Jika ada yang kembali mencoba menghalangi hak organisasi kami, tentu akan kami hadapi dengan langkah-langkah konstitusional yang tegas,” tutup Tahyudin Aditya.
SIARAN PERS
DPP FORKABI
21 Juli 2026
(Mursalih)














