https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Mengurangi Aksi Balap Liar Dijalanan, Kejuaraan Bupati Sleman Cup Drag Bike 2026 Segera Dimulai 

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman| KompassIndonesianews.com- Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bupati Sleman Cup Drag Bike 2026, siap digelar di jalan Sumber – Kwayuhan, Kapanewon/Kecamatan Minggir, Kabupaten Sleman, pada tanggal 15 Agustus 2026.

Ajang balap ini menjadi wadah bagi para pegiat otomotif untuk menyalurkan hobi secara legal, sekaligus menekan aksi balap liar.

” Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sleman, Abu Bakar, saat menghadiri press conference bertempat di Cafe Mosu, Lempongsari, Ngaglik, Sleman, Senin 3 Agustus 2026. Abu mengatakan penyelenggaraan Kejurnas Drag Bike ini menjadi upaya pemerintah untuk menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Sleman Barat,” bebernya.

Lanjutnya, ajang Drag Bike ini diharapkan memberikan efek ganda terhadap perekonomian masyarakat terutama di Sleman Barat. Karena itu, kenyamanan dan keamanan penyelenggaraan harus menjadi perhatian utama,” tambahnya.

Lebih lanjut, Abu menambahkan lintasan Drag Bike akan memanfaatkan jalan Sumber – Kwayuhan sepanjang 200 meter. Keberhasilan pelaksanaan Kejurnas Drag Bike, akan menjadi modal penting untuk menghadirkan lebih banyak event serupa di berbagai wilayah Kabupaten Sleman sehingga olahraga otomotif di Kabupaten Sleman akan semakin berkembang.

” Kami berharap rekan – rekan jurnalis, dapat membantu mempublikasikan kegiatan ini sehingga animo penonton semakin tinggi,” katanya Abu.

Ia menegaskan, penyelenggaraan Drag Bike di jalan umum memerlukan perhatian khusus, terutama pada aspek keselamatan dan pengelolaan penonton. Abu mengakui kegiatan ini berbeda dengan sirkuit permanen, lokasi ini menuntut pengamanan yang lebih ketat dan terukur. Koordinasi dengan kepolisian dan IMI menjadi kunci agar event ini berjalan aman dan tertib,” tutup Abu.

” Sementara itu, Azis selaku perwakilan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengatakan oraganisasinya siap mendukung Kejurnas Drag Bike karena menjadi arena penjaringan dan pembinaan atlet otomotif di Yogyakarta.

Kata Aziz, IMI merupakan rumah bagi para pencinta otomotif. Kami mendukung penuh kegiatan ini agar mampu mencetak bibit – bibit pembalap unggul seperti Ega Pratama, dan pembalap berprestasi lainnya,” tambah Aziz.

” Dikatakannya, IMI DIY akan terus mendorong terwujudnya pembangunan sirkuit permanen di Yogyakarta. Keberadaan fasilitas tersebut akan memperkuat pembinaan pembalap sekaligus menjadi tempat yang aman bagi para penggemar Drag Bike.

Kami berharap sirkuit permanen di Yogyakarta segera terwujud, sehingga pembinaan pembalap dapat berjalan lebih maksimal dan lahir atlet – atlet otomotif yang berprestasi.

“Senada dengan, Doni Tata Pradita, atlet balap asal DIY mengajak generasi muda untuk tidak terlibat dalam aksi balap liar. Doni pun, mengimbau kalangan muda untuk memilih berkompetisi melalui jalur balap resmi.

” Ia mengakui, sejak kecil saya tidak pernah melakukan balapan liar. Saya percaya balap harus dilakukan di sirkuit atau arena yang legal, karena dari sanalah lahir pembalap profesional,” tambah Doni.

Kejuaraan ini menghadirkan empat kategori utama, yakni Point Bracket Street Legal, Point Sunmori Street Legal, Supporting Class, dan Point Street Legal dengan total lebih dari 20 kelas.

Pada kelas unggulan Point Bracket Street Legal, hadiah utama mencapai Rp.3 juta untuk juara pertama, sementara kelas Street Legal menyediakan hadiah hingga Rp.1,5 juta bagi pemenang.

Kategori lainnya seperti Point Sunmori dan Point Street Legal juga menawarkan hadiah jutaan rupiah bagi para juara, menjadikan ajang ini salah satu kompetesi Drag Bike paling kompetitif di wilayah DIY,” pungkasnya.

” Turut hadi dalam acara jumpa awak media tersebut yaitu, Kepala Dinas Dinas PUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, perwakilan Dinas Pariwisata Sleman, Polresta Sleman, dan sejumlah pejabat yang terkait.

 

 

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *