https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KONI Sleman, Terus Melakukan Penjaringan Bibit Unggul ke Pelosok Daerah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassIndonesianews.com Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kabupaten Sleman terus menggembleng persiapan menghadapi Pekan Olahraga Daerah (Porda) Provinsi DIY XVIII 2027 yang diselenggarakan di Kabupaten Kulon Progo.

KONI Sleman mengelola 53 cabang olahraga binaan, lembaga yang membawahi bidang keolahragaan di Kabupaten Sleman ini menerapkan mekanisme evaluasi bertahap, dan pengawasan ketat untuk memastikan proses regenerasi atlet berjalan tanpa hambatan.

” Langkah tersebut menjadi ikhtiar menjaga tradisi juara sekaligus mempertahankan gelar juara umum Porda DIY untuk kelima kalinya secara berturut – turut,” kata Ketua KONI Kabupaten Sleman, Haris Sutarta, saat jumpa awak media di Aula Bappeda Sleman, Selasa 18 Agustus 2026.

” Lanjutnya, prestasi Sleman bukan hasil instan. Rumusnya jelas kolaborasi, konsistensi, pengelolaan berbasis data, serta pembinaan yang berjenjang,” tambahnya.

Haris juga menjelaskan, kedisiplinan skema pembinaan tercemin dalam pelaksanaan Pusat Pelatihan Kabupaten (Puslatkab) 2026-2027 yang dirancang secara cermat selama 14 bulan, terhitung sejak Juli 2026 hingga Agustus 2027.

Program pemusatan latihan jangka panjang tersebut menggembleng 1.399 peserta, terdiri atas 1.265 atlet dan 134 pelatih dari 50 cabang olahraga. Para olahragawan yang masuk kedalam skuad Puslatkab, merupakan hasil saringan ketat dari ajang Kejurkab maupun Porkab.

Tambah Haris, untuk memberikan rasa tenang selama menjalani porsi latihan yang menguras fisik, KONI Sleman membentengi seluruh atlet dan pelatih dengan jaminan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dari BPJS Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, Haris menambahkan ketelitian pembinaan juga menyentuh aspek teknis melalui pendekatan sports science. Penerapannya mencakup pemantauan pola gizi, penentuan beban, serta frekuensi latihan secara tepat berdasarkan kelompok umur, 6,12, hingga 18 tahun, serta evaluasi kinerja organisasi yang digelar secara bulanan.

Di samping itu, terdapat enam pilar strategis yang ditancapkan. Diantaranya peningkatan kualitas SDM pelatih dan atlet, penyediaan sarana prasarana latihan yang memadai, pencarian bakat alami, pelaksanaan kompetisi berjenjang, pendekatan ilmiah, hingga kecukupan alokasi dana hibah daerah yang dikelola secara efisien dan transparan.

Penguatan fungsi pengendalian serta pengukuran kinerja organisasi menjadi perhatian mendasar agar seluruh program berjalan tepat sasaran.

Pemanfaatan teknologi modern turut dioptimalkan demi mendukung efektivitas latihan serta memantau perkembangan fisik atlet, hal tersebut diimbangi dengan pemberian apresiasi dari pemerintah daerah berupa tali asih dan insentif bagi pemenang mendali untuk mematik semangat bertanding.

Penjaringan bibit unggul juga diperluas hingga ke pelosok daerah, melalui pemberdayaan unit Koordinator Olahraga Kapanewon/Kecamatan masa bakti 2026-2029. Sedangkan KORKAP bertindak sebagai unit gerilya untuk mendata, mengidentifikasi, dan memetakan potensi atlet di tingkat desa sebelum diserahkan ke pengurus cabang olahraga untuk dipoles ke level nasional maupun internasional.

” Skema penataan dari bawah ini memperkuat pesan Bupati Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, saat melantik pengurus KORKAP.

Banyak atlet berbakat lahir dari desa, KORKAP harus menjadi ujung tombak dalam menjaring bibit – bibit atlet di Kabupaten Sleman.

Melalui konsistensi pembinaan dan sinergi lintas sektor, KONI Kabupaten Sleman optimistis menatap Porda DIY XVIII 2027.

Target mempertahankan takhta juara umum merujuk pada rekor Porda DIY XVII 2025 lalu, saat Kabupaten Sleman menerjunkan 1.061 atlet di 521 nomor pertandingan dan sukses memboyong 170 mendali emas, 178 perak, dan 203 perunggu dengan total 551 mendali.

” Kerja terencana ini sekaligus menjadi pembuktian KONI Kabupaten Sleman dalam mewujudkan pesan Wakil Gubernur Provinsi DIY KGPAA Paku Alam X, saat melantik pengurus KONI Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu,” tutup Haris.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *