https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Meriah! Penutupan MPLS 15 Hari Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 Diwarnai Drama Stop Bullying, Tari Nusantara hingga Karate

Oplus_131072
https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TANGERANG|Kompassindonesianews.com – Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 (SRT 7) secara resmi menutup rangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Setelah 15 hari mengikuti kegiatan orientasi, acara penutupan berlangsung khidmat, meriah, dan penuh kreativitas di lingkungan sekolah pada Senin (31/08/2026).

 

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 Bapak Sujiman, M.Pd., Ketua Panitia Pelaksana MPLS SRT 7 Bapak Muhammad Samsudin, S.Pd.I., S.Kom., Kepala Unit BP3 Sarana dan Prasarana Bapak Suherman, perwakilan Polsek, perwakilan Danramil Kecamatan Legok, para wali murid, serta seluruh guru dan staf Sekolah Rakyat Terintegrasi 07.

 

Selama 15 hari, para siswa baru dibekali materi pengenalan lingkungan sekolah, wawasan kebangsaan, tata tertib, serta pembentukan karakter. Puncak acara MPLS ini menjadi panggung bagi siswa untuk menampilkan bakat melalui rangkaian pertunjukan Group Song, Pidato, Drama, Tari Nusantara, Fashion Show Baju Adat, Martial Art, Karate, hingga Solo Vocal.

Acara dipandu MC Bilingual Muhammad Haviz dan Diinar Nur Fajriyah. Kegiatan dibuka dengan pembacaan Tilawah Al-Qur’an oleh Satria Bayu, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Ketua Panitia Pelaksana MPLS, serta sambutan Kepala Sekolah.

 

Muhammad Samsudin, S.Pd.I., S.Kom. Sebagai Ketua Panitia Pelaksana MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 Ikut memberikan statement nya “Alhamdulillah, MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung selama 15 hari berjalan lancar dan penuh antusiasme. Kami ingin MPLS bukan hanya sekadar pengenalan sekolah, tetapi menjadi ruang menumbuhkan karakter, kreativitas, dan kebersamaan. Melalui penampilan hari ini kami ingin membuktikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 tidak hanya unggul di akademik, tetapi juga di bidang seni dan non-akademik,” ujar Muhammad Samsudin.

Sujiman, M.Pd. Sebagai Kepala Sekolah Sekolah Rakyat Terintegrasi 07 “Selamat datang di keluarga besar Sekolah Rakyat Terintegrasi 07. Jadikan 15 hari MPLS ini sebagai awal untuk mengenal sekolah, guru, dan teman. Saya berpesan kepada anak-anakku, raih prestasi setinggi-tingginya, jaga nama baik almamater, dan jadilah generasi yang berakhlak mulia serta berdaya saing. Pihak sekolah akan terus mendampingi kalian,” tegas Sujiman, M.Pd.

 

Suherman Sebagai Kepala Unit BP3 Sarana dan Prasarana, Bapak Suherman ikut menambahkan “Kami dari BP3 mengapresiasi semangat seluruh siswa dan panitia selama 15 hari kegiatan MPLS. BP3 berkomitmen mendukung penuh kegiatan sekolah, baik dari sisi sarana maupun pembinaan. Mari kita bersinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif demi mencetak generasi penerus bangsa yang unggul,” tambah nya Suherman.

oplus_1058

Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian adalah drama bertajuk “Stop Bullying” yang mengedukasi siswa tentang pentingnya saling menghargai. Acara juga diisi pembacaan puisi, pidato oleh Azriel dan Ahmad Maulana, dance performance, serta pembacaan komitmen siswa.

 

“Hari ini bukan akhir dari orientasi. Ini adalah awal dari perjalanan baru untuk mengenal lebih jauh sekolah, membangun kebersamaan, dan memulai langkah meraih prestasi,” ujar MC menutup rangkaian acara.

 

Kegiatan ditutup secara simbolis oleh Kepala Sekolah dan diakhiri sesi foto bersama seluruh peserta MPLS, panitia, guru, dan wali asuh.

 

Pewarta: Lulu Zaerina, A.md.Kom.

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *