Sleman – KompassIndonesianews.com, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Penguatan Pendidikan Karakter dan Pencegahan Tindak Kekerasan Jenjang SMP Tahun 2026 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Sleman. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sleman, Selasa (1/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan bahwa pendidikan tidak hanya bertujuan untuk mencerdaskan peserta didik secara akademik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki karakter, akhlak, integritas, tanggung jawab, serta kepedulian sosial.
Ia menambahkan sekolah harus menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter dan pencegahan tindak kekerasan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pendidikan.
“Anak-anak kita tidak cukup hanya menjadi generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga harus tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, bertanggung jawab, mampu menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap sesama,” ujar Bupati.
Bupati juga menyampaikan bahwa upaya pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh sekolah semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, orang tua, peserta didik, serta seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak.
Lebih lanjut, Harda mengajak seluruh kepala sekolah dan guru untuk menjadi teladan dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Menurutnya, pendidikan karakter tidak cukup hanya disampaikan melalui teori, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika seluruh warga sekolah memiliki empati serta saling menghormati, maka sekolah akan menjadi lingkungan yang jauh lebih aman dari tindakan kekerasan,” ungkapnya.
Selain itu, Harda menekankan pentingnya menciptakan ruang aman bagi peserta didik. Guru dan sekolah diharapkan dapat menjadi tempat yang mengayomi serta membangun hubungan yang memungkinkan anak untuk menyampaikan permasalahan tanpa merasa takut atau dihakimi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, melaporkan bahwa dunia pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan dan mendampingi anak-anak agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki karakter baik dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
“Bagaimana di dunia pendidikan Kabupaten Sleman, kita mempersiapkan dan mendampingi anak-anak kita di sekolah supaya dapat terwujud karakter yang baik dan memiliki toleransi yang tinggi,” ujar Mustadi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap penguatan pendidikan karakter dan pencegahan tindak kekerasan dapat terus menjadi perhatian bersama seluruh satuan pendidikan. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam menciptakan sekolah yang aman, ramah anak, inklusif, dan berkarakter.
(Joni)
















