https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bau Busuk Dari Gardu yang Membisu: Jasad Pria Tanpa Identitas Gegerkan Kawasan LRT Pancoran

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Jakartakompassindonesianews.com/ Ada aroma yang awalnya hanya dianggap sebagai bau tak sedap. Namun Selasa (1/9/2026) sore, bau menyengat di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, justru membuka sebuah peristiwa yang membuat warga terdiam: sesosok pria ditemukan meninggal dunia di dalam gardu listrik di bawah kawasan stasiun.

Menjelang malam, suasana di sekitar lokasi berubah ramai. Warga berkerumun dari area bawah stasiun hingga Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Garis polisi membatasi gardu, sementara aparat kepolisian, TNI, petugas Dinas Perhubungan, PLN, dan tim penyelamat bergerak menangani lokasi.

Informasi awal mengenai bau menyengat mulai diterima petugas sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan PLN untuk membuka akses ke gardu. Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan bagian tubuh manusia di dalam sebuah karung.

Polisi selanjutnya mengevakuasi jasad tersebut. Proses evakuasi berlangsung pada malam hari dan jenazah dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut. Saat ditemukan, korban diketahui merupakan pria tanpa identitas atau Mr X. Polisi juga menemukan sejumlah barang yang mengarah pada dugaan bahwa korban masuk ke area gardu bukan sebagai petugas LRT.

A. Bukan Pegawai LRT

Pihak LRT Jabodebek memastikan korban bukan merupakan pegawai mereka. Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyebut tidak ada laporan pegawai LRT yang hilang kontak pada saat kejadian.

Yang membuat kasus ini semakin mengundang tanda tanya, polisi menemukan gergaji besi dan kantong plastik di sekitar lokasi. Kapolsek Pancoran Kompol Suminto menyampaikan dugaan sementara korban hendak mengambil kabel di dalam gardu.

Korban diduga masuk dari bagian bawah gardu, kemudian naik menuju area lain di dalam bangunan tersebut. Di sana, ia diduga terkena sengatan listrik bertegangan tinggi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian sebenarnya.

Temuan awal juga menunjukkan adanya luka bakar pada bagian tubuh korban, termasuk sekitar dada dan wajah. Namun penyebab kematian tetap menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut.

B. Tidak Ganggu Perjalanan LRT

Di tengah kepanikan warga, ada satu kabar yang sedikit menenangkan pengguna transportasi publik.

LRT Jabodebek memastikan penemuan jasad tersebut tidak mengganggu operasional perjalanan kereta. Aliran listrik pada gardu dapat dialihkan selama proses penanganan, sehingga perjalanan LRT tetap berjalan normal.

ANTARA juga melaporkan bahwa berdasarkan keterangan Satpol PP Jakarta Selatan, sejauh pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik bertegangan tinggi. Meski demikian, penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan seluruh fakta di balik kematian tersebut.

Sementara itu, PLN menemukan indikasi kerusakan pada fasilitas gardu dan kondisi kabel yang tidak semestinya. Temuan tersebut menjadi bagian penting bagi aparat dalam mengurai apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban ditemukan.

Peristiwa ini pun sempat menjadi perhatian publik setelah warga membagikan situasi di sekitar gardu melalui berbagai kanal informasi digital. Namun hingga kini, informasi yang dapat dipastikan tetap bersumber dari keterangan aparat, pengelola LRT, PLN, dan hasil pemeriksaan lapangan.

Di balik hiruk-pikuk kota yang tak pernah benar-benar tidur, ada sebuah gardu yang malam itu menyimpan cerita tragis. Bukan sekadar tentang listrik, kabel, atau sebuah stasiun yang tetap beroperasi seperti biasa.

Ada satu nyawa manusia yang ditemukan di sana.

Dan sebelum identitasnya diketahui, ia hanyalah Mr X—seorang manusia yang kematiannya meninggalkan pertanyaan, sementara penyelidikan masih terus berjalan.

Penulis:
Burhanudin Fajri
Zill Samt

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *