https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Darurat Sampah Masyarakat Resah, Pemerintah Kecamatan Solear tutup mata

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

TangerangKompassindonesianews.com Darurat Sampah Liar, Masyarakat Bukit Cikasungka Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, kini tengah dihadapkan pada darurat lingkungan yang sangat meresahkan. Rabu, 16/09/2026

Sampah Liar، kini semakin Menumpuk dan tak terkendali. Ironisnya, di tengah kepanikan dan penderitaan Masyarakat, dua instansi yang memikul tanggung jawab penuh, Kepala Seksi Administrasi dan Persampahan Kecamatan Solear dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) UPTD 4 Kabupaten Tangerang justru terkesan lamban, pasif, dan tutup mata terhadap penderitaan masyarakat.

Selama beberapa bulan terakhir, Sampah Liar ini tidak lagi hanya menjadi persoalan di Badan Jalan. Ribuan serangga tersebut telah menginvasi pemukiman warga, jalan-jalan utama, pertokoan, hingga area publik. Dampak destruktifnya sangat dirasakan di berbagai sektor, terutama ekonomi dan keselamatan publik.

Para pelaku ekonomi kerakyatan, mulai dari pemilik warung, toko-toko kelontong mengeluhkan omzet yang anjlok akibat ketidaknyamanan pengunjung yang diserang Bau Busuk. Di jalan raya, Bau Busuk ini tidak terhindarkan dan Masyarakat Mulai Resah bagi para pengguna jalan dan Pemotor.

Kawanan Lalat yang beterbangan sangat mengganggu jarak pandang dan konsentrasi, berpotensi besar memicu kecelakaan lalu lintas yang fatal, terutama bagi pengendara sepeda motor di siang hari.

Kondisi di lapangan semakin parah dan tak bisa ditoleransi. Teror Bau Sampah Liar ini telah menembus masuk ke dalam rumah-rumah penduduk. Lebih mengerikan lagi, jika serangga ini masuk ke area mata, mereka cenderung menggigit dan berisiko merusak penglihatan. Pemandangan menjijikkan kini menjadi hal lumrah di wilayah Kecamatan Solear

Tumpukan sampah menempel rapat di sepanjang Jalan yang berbatasan langsung dengan tembok-tembok rumah warga, tiang-tiang di pinggir jalan, hingga menutupi bodi sepeda motor dan mobil.

Sampai Berita ini di tayangkan, pihak kecamatan Solear terkesan Abai dan tutup mata sementara Kepala UPTD 4 Eky satrio menyampaikan kesiapan nya untuk Mengangkut sampah Liar tersebut dalam Waktu dekat.

Penulis: Rudy

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *