https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Gebyar Paud Tapanuli Utara Bersama Membangun Generasi Sehat, Cerdas,Ceria Dan Berbudaya.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Taput. Kompassindinesianews.com- Pendidikan anak tidak hanya dimulai dari ruang kelas. Pendidikan pertama dan utama justru dimulai dari rumah, dari keluarga, dari kasih sayang, perhatian dan keteladanan orangtua.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Hutabarat saat membuka secara resmi Gebyar PAUD Kabupaten Tapanuli Utara, sekaligus Pelantikan Bunda PAUD seluruh Kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara di Sopo Partungkoan, Tarutung, Kamis (24/09/2026).

Pelantikan Bunda PAUD Kecamatan dilakukan oleh Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat br. Purba, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Anak-anak tidak hanya dipersiapkan untuk memiliki kemampuan akademis, tetapi juga harus tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, ceria, berkarakter dan berbudaya. “Pendidikan dimulai dari keluarga.”

Bupati juga meminta para Camat bersama Bunda PAUD di masing-masing kecamatan memberikan perhatian serius terhadap perkembangan PAUD di wilayahnya.

“Mohon perhatian Camat dan Bunda PAUD-nya untuk memberikan perhatian di masing-masing kecamatan,” pesan Bupati.

Bunda PAUD: Jangan Hanya Memperbaiki Angka, Tetapi Kualitas Anak

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat br. Purba menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara terhadap pengembangan kualitas pendidikan anak usia dini.

Ia berharap perhatian tersebut ke depan semakin diperkuat, termasuk melalui dukungan ruang fiskal bagi pengembangan PAUD.

“Terima kasih untuk perhatian Bupati bagi pengembangan kualitas PAUD. Kami berharap ke depannya semakin memberikan ruang fiskal dalam pengembangan dan penguatan PAUD,” ujar Ny. Neny.

Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas para pendidik. Karena itu, perlu dibuka ruang yang lebih luas bagi guru PAUD untuk mengembangkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan, sehingga anak-anak mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik yang semakin profesional.

Lebih jauh, Bunda PAUD menekankan bahwa keberhasilan pembangunan PAUD tidak semata-mata diukur dari angka-angka capaian, tetapi dari perubahan nyata dalam kualitas tumbuh kembang anak.

“Kita membuka ruang untuk pengembangan kompetensi guru PAUD untuk melanjutkan sekolah. Jangan hanya memperbaiki angka, tetapi kualitas anak-anak kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan setiap anak memperoleh perhatian yang layak sejak usia dini. “Tidak ada lagi anak yang tertinggal karena tidak mendapat perhatian,” pesannya.

Pesan tersebut menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan PAUD yang inklusif, berkualitas dan benar-benar menyentuh kebutuhan setiap anak.

Gebyar PAUD pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Bunda PAUD, guru, orangtua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan menyenangkan bagi anak.Sebab, masa depan Tapanuli Utara sedang tumbuh di ruang-ruang PAUD hari ini.

Bersama PAUD membangun generasi sehat, cerdas, ceria dan berbudaya. Pendidikan berkualitas, Anak sehat dan ceria, Guru profesional, Orangtua berperan aktif, PAUD Maju, Generasi Tangguh.

Dari keluarga kita mulai, dari PAUD kita tumbuhkan, untuk masa depan Tapanuli Utara yang lebih baik.

( Marhuarar Pangaribuan)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *