https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

RAPI Kota Bengkulu 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Fokus Perkuat Komunikasi Darurat

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

BENGKULU, 27 September 2026 —  Kompassindonesianews.com Pengurus Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 07.01 Kota Bengkulu masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan dan dilantik, Minggu (27/9/2026). Kepengurusan baru tersebut berkomitmen memperkuat pembinaan anggota serta meningkatkan peran RAPI dalam mendukung komunikasi masyarakat, khususnya saat terjadi bencana dan kondisi darurat.

Pengukuhan yang mengusung tema “Dengan Telekomunikasi, Mari Kita Bersatu dan Berdaulat di Tengah Keberagaman” itu menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat sinergi RAPI dengan Pemerintah Kota Bengkulu, TNI, Polri, pemadam kebakaran, serta instansi terkait lainnya.

Ketua Pengurus Daerah RAPI Provinsi Bengkulu, Redwan Arif, mengatakan radio komunikasi berbasis masyarakat masih memiliki peran penting, terutama ketika jaringan komunikasi lain mengalami gangguan atau terputus akibat kondisi darurat.

“Keberadaan RAPI sangat terasa, terutama dalam situasi darurat ketika komunikasi berbasis masyarakat diperlukan untuk memberikan bantuan komunikasi melalui frekuensi radio,” ujar Redwan.

Menurut Redwan, RAPI tidak hanya menjadi wadah bagi masyarakat pengguna radio komunikasi, tetapi juga memiliki fungsi pembinaan agar anggotanya mampu menggunakan perangkat komunikasi secara baik, benar, legal, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengingatkan anggota RAPI untuk menjaga etika dalam berkomunikasi serta memastikan setiap informasi yang disampaikan dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi yang disampaikan melalui perangkat komunikasi harus dapat dipertanggungjawabkan dan tidak digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar maupun menyesatkan masyarakat,” katanya.

Redwan berharap kepengurusan baru RAPI Kota Bengkulu dapat segera memperkuat konsolidasi organisasi, menyusun program kerja, serta membangun kerja sama dengan pemerintah dan berbagai organisasi kemasyarakatan.

“Kami berharap RAPI dapat menjadi mitra pemerintah dalam memberikan dukungan komunikasi, khususnya ketika terjadi kondisi darurat dan bencana,” ujarnya.

Pemkot Bengkulu Apresiasi Peran RAPI

Asisten I Pemerintah Kota Bengkulu, Alex Periansyah, yang mewakili Wali Kota Bengkulu, mengapresiasi kiprah RAPI dalam berbagai kegiatan sosial dan kebencanaan.

Menurut Alex, RAPI selama ini telah memberikan kontribusi kepada pemerintah, baik di tingkat pusat, provinsi maupun daerah.

“RAPI merupakan organisasi yang sudah lama berdiri dan telah memberikan kontribusi nyata kepada pemerintah, baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah,” ujar Alex.

Ia mengatakan anggota RAPI kerap hadir dalam berbagai kejadian di lapangan, termasuk saat terjadi warga tenggelam maupun kebakaran.

Alex menilai dukungan komunikasi menjadi salah satu kebutuhan penting bagi Kota Bengkulu yang memiliki potensi menghadapi berbagai kondisi bencana. Karena itu, keberadaan RAPI dapat menjadi bagian dari jejaring komunikasi dalam penanganan keadaan darurat.

Dalam kesempatan tersebut, Alex juga membagikan pengalamannya sebagai pengguna radio komunikasi dengan call sign JZ07AKX. Ia mengatakan telah menggunakan call sign tersebut sejak sekitar 2001 dan mengenal radio komunikasi sejak era 1980-an.

Seiring perkembangan teknologi, Alex mendorong anggota RAPI untuk terus meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknis agar dapat mengikuti perkembangan perangkat serta teknologi komunikasi.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan pengukuhan kepengurusan RAPI ini. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan adanya perhatian dan dukungan terhadap keberadaan RAPI,” katanya.

Alex juga berharap komunikasi dan silaturahmi antara RAPI dengan Pemerintah Kota Bengkulu, TNI, Polri dan berbagai instansi lainnya terus diperkuat.

“Dengan komunikasi dan silaturahmi yang baik, insyaallah akan terbangun kedekatan dan pemahaman yang lebih baik. Dari situlah nantinya dapat dikembangkan kolaborasi yang lebih kuat antara RAPI, pemerintah dan berbagai unsur lainnya,” ujarnya.

Arafiq Siapkan Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Anggota

Ketua Pengurus Wilayah RAPI Kota Bengkulu masa bakti 2026–2030, Arafiq, mengatakan pengurus baru akan segera menyusun program kerja serta memperkuat pembinaan anggota.

Arafiq menegaskan RAPI harus mampu menjalankan fungsi organisasi, terutama dalam mendukung pemerintah di bidang komunikasi.

“RAPI memiliki peran penting, terutama dalam situasi bencana alam. Ketika terjadi bencana, tidak jarang jaringan internet maupun komunikasi lainnya mengalami gangguan atau bahkan terputus,” kata Arafiq.

Menurutnya, radio dua arah dapat menjadi salah satu sarana alternatif untuk membantu koordinasi pemerintah, kepolisian, pemadam kebakaran maupun instansi terkait ketika terjadi keadaan darurat.

Untuk meningkatkan kemampuan anggota, pengurus akan melaksanakan pembinaan dan pelatihan secara berkala. Materi yang diberikan antara lain pemahaman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), penggunaan perangkat radio, penjagaan posko, serta komunikasi dalam situasi bencana.

“Hal yang paling penting adalah memberikan pemahaman kepada seluruh anggota mengenai AD/ART organisasi,” ujarnya.

Selain kemampuan teknis, Arafiq menekankan pentingnya etika komunikasi dan kepatuhan terhadap aturan penggunaan perangkat radio.

Pasca-pengukuhan, pengurus RAPI Kota Bengkulu juga akan melakukan penataan organisasi, termasuk memastikan keberadaan sekretariat, penataan keanggotaan serta administrasi dan legalitas organisasi dapat diketahui oleh instansi terkait.

Koordinasi dengan TNI, Polri, pemadam kebakaran dan instansi penanggulangan bencana juga akan diperkuat untuk mendukung komunikasi ketika terjadi keadaan darurat.

Di luar fungsi komunikasi kebencanaan, Arafiq berharap keberadaan RAPI dapat menjadi sarana mempererat hubungan kekeluargaan antaranggota.

“Rasa kebersamaan, saling membantu dalam suka maupun duka, serta kekeluargaan harus terus dijaga,” katanya.

Dengan masa bakti 2026–2030, kepengurusan baru RAPI Wilayah 07.01 Kota Bengkulu diharapkan dapat menjalankan amanah organisasi melalui penguatan pembinaan, peningkatan kapasitas anggota, serta dukungan komunikasi bagi masyarakat dan pemerintah, terutama dalam menghadapi situasi darurat dan kebencanaan.

Pewarta : Feronike(mimi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *