Tangerang – Kompassindonesiamews.com | Kepala Perwakilan Wilayah Provinsi Banten (Kaperwilprov) Media Online Bantenmore.com,”Hasan Hariri atau disapa Kang Hariri “BM” 79″, beserta keluarga melakukan silaturahmi dan menjenguk Arunika Nasyeera Maulana (3 tahun 11 bulan) di Primaya Hospital Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, pada Minggu petang, pukul 18.30 WIB (30/11/2025).
Arunika Nasyeera Maulana, putri pertama Ustadz M.Falahuddin Maulana, seorang guru Bahasa Inggris Kelas IV di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Mansyuriyah, Kp.Gurudug, Desa Mekar Jaya, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sedang dirawat karena sakit DBD sejak Kamis sore (27/11/2025).
Ustadz M.Falahuddin Maulana menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Kang Hariri “BM” 79, Kaperwilprov Banten, yang juga merupakan orangtua santri Muhammad Adriansyah Hariri, Kelas IV (1 MA/SMA) di Ponpes Al-Mansyuriyah. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dan do’a Bapak Kang Hariri juga Kang Andi Orangtua Galih Affandi dari Kelurahan Bunder Kecamatan Cikupa.”Semoga anak kami, Arunika Nasyeera Maulana, segera diberikan kesembuhan dan in syaa Allah malam ini juga putri saya sudah membaik, mohon do’anya secepatnya dibolehkan untuk pulang kerumah, tinggal tunggu keputusan dari dokter jaga nya, ” ujarnya.
“Kami datang ke sini untuk menjenguk dan mendo’akan kesembuhan Arunika Nasyeera Maulana.”Semoga anak kita ini diberikan kekuatan dan kesembuhan oleh Allah SWT. Kami juga berterima kasih kepada Ustadz Falahuddin Maulana atas doa dan dukungannya untuk anak kami, Muhammad Adriansyah Hariri, di Ponpes Al-Mansyuriyah,” kata Kang Hariri “BM” 79.
Kang Andi, orangtua santri Ponpes Al-Mansyuriyah Galih Afandi, menambahkan do’a untuk kesembuhan putri Ustadz M.Falahuddin Maulana:
“Allahumma rabbannas, adzhibi l-ba’sa, wasyfi antasy-syafi, la syifaa illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughaadiru saqama”
“Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah kesusahan dan sembuhkanlah, Engkau adalah Maha Penyembuh, tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lagi,”tutupnya
(Dedi.ms)













