Lampung Barat-kompassindonesia.com – Pemerintah Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis, Kabupaten Lampung Barat merealisasikan Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) tahap pertama tahun 2024 kepada 25 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di balai pekon setempat, Senin (29/4/2024).
Tampak hadir dalam kegiatan ini, Pj Peratin pekon bakhu Aruman, beserta aparatur pekon Bakhu, Babinsa kiswantoro, ketua LHP dan anggota, pendamping desa, seluruh keluarga penerima manfaat (KPM).
Pj Peratin Bakhu Aruman menyampaikan bahwa, dalam penyaluran bantuan langsung tunai ini untuk penerimanya sudah kami cek di setiap Pemangku, mana yang memang layak dan masuk dalam kategori miskin exstrim, melalui pendataan aparatur pekon bakhu mencatat ada jumlah 25 (dua puluh lima) keluarga penerima manfaat (KPM).
“ Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) tahap pertama ini kita salurkan pertriulan yakni dari bulan, Januari, Februari dan Maret,” ujar Aruman.
Aruman juga menambahkan, jumlah nominal yang diterima masing-masing Keluarga Penerima Manfaat(KPM) sebesar Rp300.000/bulan/ KPM, sehingga total jumlah yang di terima Rp 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah).
Masih kata Pj Peratin, Aruman, kami segenap penyelenggara penyaluran bantuan BLT-DD juga sangat berharap kepada penerima bantuan untuk bisa memanfaatkan bantuan ini, terutama membelanjakan dana bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya dan mengutamakan kebutuhan pokok dalam keluarga,
“ Semoga bantuan ini bisa meringankan beban Keluarga Penerima Manfaat dalam memenuhi kebutuhan pokok,” pungkas Aruman.”
Di luar rungan penyaluran BLT-DD, saat selesai menerima dana bantuan salah satu KPM yang di minta tanggapanya, kami masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, pemerintah kabupaten dan pemerintahan pekon yang telah memberikan bantuan ini kepada kami yang tidak mampu di saat yang tepat.
Masih kata salah salah satu KPM, bantuan ini jauh dari kata cukup, namun kami merasa sangat terbantu, karna dengan adanya bantuan ini kami merasa ada keringanan dalam memenuhi kebutuhan pokok dalam keluarga kami,” pungkasnnya.
. (Sahmin)














