https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pemerintah Pekon, Pajar Agung, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat, Salurkan BLT-DD tahap pertama Kepada 20 KPM.

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lampung Barat – Kompassindonesianews.com, Pemerintahan Pekon, Pajar Agung, Kecamatan Belalau, Lampung Barat, salurkan Bantuan Langsung Tunai bersumber dari Dana Desa (BLT-DD) tahun anggaran 2024, tahap pertama, kepada 20 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertempat di Balai Pekon setempat, Selasa 07 Mei 2024.

Acara penyaluran BLT-DD di langsungkan di Balai Pekon Pajar Agung.
Hadir dalam acara tersebut, Peratin pekon Pajar Agung yang di wakili sekretaris pekon, Hermawan, beserta seluruh aparatur pekon Pajar Agung, ketua LHP Pekon Pajar Agung, Pendamping desa, Babinkamtibmas dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sekretaris Pekon, Pajar Agung, Hermawan, menyampaikan pembagian BLT tahap pertama tahun ini dirapel hingga empat bulan, yakni Bulan Januari, Pebruari, Maret dan April.
Peratin menambahkan, yang mendapatkan Bantuan Langsung Tunai, Dana- Desa tahun ini hanya (Dua puluh), Keluarga Penerima Manfaat,” 20 KPM, hal ini tentu setelah melihat dan menimbang keadaan ekonomi dan sosial dari KPM itu sendiri, ini pun melalui pendataan pemangku pekon Pajar Agung ini, ujar Hermawan.

“Setiap KPM mendapat bantuan sebesar Rp300.000 /bulan, dikalikan empat bulan jadi total Rp1.200.000,” ungkapnya.

Lanjutnya, program yang sudah berjalan sejak beberapa tahun ini, atas peraturan kementrian desa, dengan membagi dari jumlah Dana-Desa (DD) yang diterima oleh pekon.

“Penerima bantuan ini merupakan warga Pekon Pajar Agung, artinya memang KTP-nya disini, tentu dengan bantuan ini diharapkan bisa bermanfaat, paling tidak dapat meringankan beban Keluarga Penerima Manfaat.
Kami pemerintahan pekon berharap agar Dana tersebut di gunakan untuk menunjang kebutuhan pokok dalam rumah tangga, terlebih sekarang ini kita petani kopi masih belum waktunya panen (peceklik) ,” pungkasnya.

( Sahmin)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *