https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Tiga Nama Calon Bupati Golkar Disiapkan, Gerindra Kian Menggoda Untuk Berkoalisi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KARAWANG – Koalisi Pilpres nampaknya akan diterapkan partai Golkar di pilkada Karawang 2024 mendatang, pernyataan tersebut muncul dalam rangka silaturahmi politik Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang kian intens terus bergerak ke kantor Sekretariat DPD Partai Golkar, Kamis (9/5/2024).

Sekertaris Partai Gerindra H. Endang Sodikin mengatakan, partai Golkar merupakan partai senior, karena pernah melahirkan kepala daerah. Golkar sudah faham dan belajar bagaimana Gerindra bisa memiliki posisi seperti itu sebagai pemenang di Pilkada nantinya.

“InsyaAllah kami akan komitmen bersama untuk terus berkoalisi melahirkan bakal calon bupati dan wakil bupati. Sehingga kita bisa melahirkan pemimpin sesuai harapan masyarakat karawang,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Sekertaris partai Golkar H. Syarifudin mengatakan, Kunjungan rombongan partai gerindra merupakan wujud silaturahmi, yang mana komunikasi politik lintas parpol bisa terjaga. Karena di pilpres kemarin Gerindra dan Golkar berada dikoalisi yang sama.

“Alhamdulillah hari ini pak prabowo dan mas Gibran menjadi presiden yang terpilih, kami partai Golkar merupakan bagian dari koalisi tersebut, Seperti halnya di pilkada Karawang kemungkinan kami akan berkoalisi,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Dengan dua dasar itu mencoba mempersiapkan di pilkada karawang antara partai Golkar dan Partai Gerindra untuk berkoalisi.

“Kami melakukan komunikasi politik yang lebih intens lagi untuk membangun Koalisi kedepan, karena tahapan pilkada serentak pada hari ini sudah dimulai, dari pemilihan gubernur kemudian pemilihan walikota dan bupati sudah dimulai,” ujarnya

Secara otomatis ini memiliki korelasi yang sangat erat dengan koalisi kemarin di pilpres.

“Mudah-mudahan silaturahmi politik yang kita bangun dengan partai gerindra bisa menuju koalisi pilkada karawang dengan potensi yg luar biasa,” katanya.

Masih dikatakannya, Dengan perolehan suara partai Gerindra lebih dari 200 ribu dengan perolehan 8 kursi begitupun dengan Partai Golkar perolehan suara pileg 168 ribu lebih pada pileg kemarin.

“Ini menjadi sebuah potensi dan menjadi modal awal untuk menuju arah pencalonan bupati dan wakil bupati pilkada 2024 Karawang,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Tentunya partai Golkar mempunyai mekanisme dan prosedur dalam rangka menentukan bakal calon bupati dan wakil bupati, karena prosedur dan mekanisme itu sudah ditempuh sejak lama.

“Dari keputusan DPD, DPW dan DPP Partai Golkar tentunya mempunyai ketentuan dan kebijakan-kebijakan, Jadi nanti bukan ujug-ujug dan bisa menentukan sendiri siapa yang akan dicalonkan nantinya, karena itu sudah menjadi keputusan DPW partai golkar Jawa Barat memunculkan tiga nama yaitu H. Sukur Mulyono, Hj. Sri Rahayu Agustina dan dari birokrat H. Acep Jamhuri,” jelasnya.

Dalam hal ini Siapa saja yang akan mendapat rekomendasi itu ada mekanisme yang harus ditempuh, itu salah satunya melalui tahapan survey yang pada hari ini sudah dilakukan oleh DPP Partai Golkar.

“Kami di DPD Partai Golkar Karawang patsun apa yang menjadi keputusan, dan kami akan menjalankan kebijakan dari DPP tersebut,” ujarnya

Karena partai Golkar pada pilkada tahun ini tidak membuka penjaringan bakal calon bupati maupun wakil bupati, DPD Partai Golkar tentunya sudah siap menuju pilkada kabupaten Karawang 2024 dan menjalankan amanah dari DPP partai Golkar.

“Kami sepenuhnya menyerahkan kepada DPP Partai Golkar seperti apa keputusan DPD Provinsi Jabar dan DPP Partai Golkar akan menjadi dasar yang kuat, siapa yang akan dicalonkan sebagai kepala daerah maupun sebagai wakil kepala daerah,” tutupnya.

NATAL-ANDI-SUHAY-II
Penulis: RR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *