https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Maksimalkan Pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak, Dinas P3AP2KB Sleman Luncurkan Konseling Keliling

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten Sleman – Kompassindonesianews.com Dalam rangka memaksimalkan pelayanan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3AP2KB) melalui UPTD PPA Kabupaten Sleman, meluncurkan inovasi Konseling Keliling dengan Mobil Perlindungan ” Kon Eling si Molin “.

Peluncuran inovasi konseling keliling dengan mobil perlindungan ini, dilaksanakan di Aula Kantor Dinas P3AP2KB pada hari Selasa tanggal 26 November 2024.

” Hal itu disampaikan oleh, Kepala Subbagian Tata Usaha UPTD perlindungan perempuan dan anak Dinas P3AP2BK Kabupaten Sleman, Sri Puji Lestari saat acara berlansung.

Sri, menuturkan bahwa inovasi ini, merupakan aksi perubahan Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, dalam memberikan pelayanan publik yang prima sesuai dengan Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik,” ucapnya.

” Ia menyebut dalam konteks ini, layanan ” Kon Eling si Molin ” ini menjadi langkah strategis yang penting Aparatur Sipir Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Sleman, dalam pengelolaan layanan publik di UPTD PPA Kabupaten Sleman,” ungkap Sri Puji Lestari, saat peluncuran ” Kon Eling si Molin “.

Sri Puji, menambahkan, tujuan Kon Eling si Molin ini adalah untuk mendekatkan pelayanan PPA di Kabupaten Sleman.

” Targetnya dalam waktu dekat adalah (1) satu Kalurahan di (3) tiga Kapanewon/ Kecamatan, yaitu di Kapanewon/ Kecamatan Gamping, Mlati, dan Ngemplak.” Sementara untuk target jangka panjangnya adalah layanan ini, ada di 17 Kapanewon/ Kecamatan yang ada di Kabupaten Sleman,” ujar Sri Puji.

” Sementara itu, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Sleman, Wildan Solichin menegaskan bahwa layanan Kon Eling si Molin ini adalah bukti komitmen Pemkab Sleman dalam memberikan pelayanan PPA terutama memaksimalkan fasilitas mobil perlindungan perempuan dan anak,” terangnya.

Lebih lanjut, Wildan menjelaskan selama ini mobil perlindungan hanya digunakan untuk menjangkau korban.” Jadi dengan Kon Eling si Molin mobil itu akan dimaksimalkan dengan layanan keliling,” tambah Wildan.

Nantinya, layanan keliling ini akan menyediakan konselor hukum dan psikolog sehingga masyarakat dapat mendapatkan bantuan hukum maupun psikologis gratis mengenai permasalahan yang di hadapi oleh masyarakat itu sendiri.

Dengan begitu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan konseling keliling mengenai permasalahan yang di hadapinya.” Tanpa adanya rasa takut dan malu atas hal yang dialaminya, karena akan dijaga kerahasiaannya,” ungkap Wildan.

Wildan, berharap dengan adanya layanan ini, masyarakat bisa teredukasi mengenai pentingnya kepedulian terhadap permasalahan yang dihadapi oleh perempuan dan anak yang ada di sekitar mereka.” Sehingga nantinya dapat di lakukan, tindakan preventif atas kejadian yang mungkin terjadi seperti kekerasan fisik dan seksual.

Di sampaikan, dalam pelaksanaan dilapangan kami akan bekerjasama dengan Himpunan Spikologi Indonesia (Himpsi) dan semua jenis pelayanan gratiss,” tutupnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *