https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg
Berita  

Dr.Haryadi Baskoro, Luncurkan Buku Tentang Keistimewaan Yogyakarta

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Yogyakarta – Kompassindonesianews.com Bedah buku ” Kuliah Keistimewaan Yogyakarta ” buku ini ditulis oleh seorang peneliti sejarah tentang Keistimewaan Yogyakarta oleh, Dr.Haryadi Baskoro, dan diterbitkan oleh Graha Ilmu pada tahun 2024.” Buku sejarah ini, berisi 15 materi tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta untuk para mahasiswa.

Kegiatan bedah buku ini dilakukan oleh, Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Yogyakarta dan bekerjasama dengan perguruan Tinggi yang ada di DIY.

” Di antaranya yaitu, Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Atmajaya Yogyakarta pada hari Selasa tanggal 26 November 2024.” Peluncuran buku ini dibagi dua sisi, sisi pertama diselenggarakan di Vicom Digital Library Universitas Negeri Yogyakarta dengan pembicara, RB.Dwi Wahyu B.S.PD.,M.Si, anggota DPRD DIY, Dr.Haryadi Baskoro penulis buku, Prof.Dr.Sri Harti Widiastuti, M.Hum guru besar UNJ, dan juga dihadiri oleh owner penerbit buku Graha Ilmu, Yosep Edyanto, Kepala Dinas DPAD DIY.

Sedangkan sesi ke II diselenggarakan di Auditorium kampus IV Gedung Theresia Universitas Atma Jaya Yogyakarta dengan pembicara, RB.Dwi Wahyu B.S.PD.,M.Si, Dr.Haryadi Baskoro, Y.Argo Twikromo, M.A.,P.H.D, dan juga dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Dekan Fisipol UAJY, Dr.Victoria Sundani Handoko, dan sesi terakhir akan dilaksanakan di Universitas Gadjah Mada pada tanggal 28 November 2024.

” Dr.Haryadi Baskoro, dalam keterangannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini, adalah mendukung proses sosialisasi dan edukasi sejarah dan berbagai hal tentang Keistimewaan DIY terkhusus untuk generasi muda dan mahasiswa. Kita mendorong partisipasi elemen generasi muda, akademisi dalam rangka turut serta dalam pembangunan Keistimewaan DIY, terangnya.

” Haryadi, menerangkan pembelajaran berbasis kompetensi yang mendorong mahasiswa bukan hanya memahami, tetapi bisa berpartisipasi aktif dalam pembangunan Keistimewaan Yogyakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan saya sebagai penulis buku ” Kuliah Keistimewaan Yogyakarta ” ini memuat 15 materi pembelajaran tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta meliputi sejarah tentang DIY.

Dan UU Keistimewaan DIY, kepemimpinan Sultan dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.” Pemerintah DIY yang bersifat Asimetris Pembangunan Kebudayaan DIY, Pertanahan dan Tata Ruang.

Haryadi, menyebut kegiatan bedah buku ini, adalah bentuk sinergitas dan kolaborasi multi stakeholder diantaranya, Dinas Perpustakaan DIY, Perguruan Tinggi, Forum Ketahanan dan Pembangunan Nasional (Forhanas) dan Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I) DPD Kabupaten Sleman.

Di jelaskan pula pembicara utama dalam kegiatan sosialisasi ” Budaya Baca dan Literasi Bedah Buku Kuliah Keistimewaan Yogyakarta ini yaitu :
1.Prof.Dr.Ir.Djagal Wiseso Marseno,M.Agr, guru besar Fakultas Pertanian UGM yang juga adalah Ketua Forhanas DIY.
2.RB.Dwi Wahyu B.S.PD, anggota DPRD DIY
3.Dr.Haryadi Baskoro penulis buku dan staf ahli Keistimewaan DIY.

” Haryadi, melanjutkan harapannya, setelah mahasiswa mengikuti kuliah Keistimewaan DIY ini mahasiswa mampu dan cakap memahami sejarah dan konsep Keistimewaan DIY serta dapat mempraktekkan nilai – nilai Keistimewaan DIY dan aktif berpartisipasi dalam pembangunan Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta,” tutup Haryadi.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *