Kompassindonesianews.com
Melawi Kalbar
Respon cepat Polsek Belimbing
Polres Melawi bersama masyarakat segera setelah mendapatkan informasi adanya salah satu warga meninggal dunia saat memanjat dan memanen buah kelapa di Desa Pemuar, Minggu (16/2/25).
Kapolres Melawi Polda Kalbar AKBP Muhammad Syafi’i, S.I.K., S.H., M.H melalui Kapolsek Belimbing AKP Samuji mengatakan saat menerima laporan dari warga bahwa ada korban meninggal dunia saat memanjat pohon kelapa dengan cepat dan sigap segera memerintahkan anggota piket/jaga langsung ke TKP bersama dengan masyarakat saling bantu melakukan evakuasi.
“Saling membantu mengevakuasi almarhum GJR dari pohon kelapa menggunakan tangga dan tali,” ujar AKP Samuji.
Korban menurut keterangan istri dan anaknya kerap mengeluh sakit di kepala, dada dan sering pingsan, lanjut Kapolsek Belimbing kronologis kejadian dari keterangan sdr Temitius yang merupakan saksi, almarhum bersama sama pergi ke sebuah pohon kelapa untuk memetik kelapa dan
yang memanjat adalah almarhum GJR, setelah dapat sekira tiga puluh butir sempat berkata “Kepala Pusing”, kemudian di jawab sdr Temitius “Ya sudah istirahat dulu turun saja dan almarhum sempat mengatakan kepada saks Temitius agar mengantar kelapa ke rumahnya dan di turuti.
Setelah mengantar kelapa ia kembali serta melihat ke atas pohon kelapa almarhum GJR telah terbaring pada pelepah kelapa dan terus memanggil namun tidak ada respon kemudian sdr Temitius meminta bantuan warga dan segera menghubungi Polsek Belimbing untuk melakukan evakuasi serta dilakukan pemeriksaan medis.
Keluarga almarhum GJR menolak untuk dilakukan autopsi dan membuat pernyataan menolak serta tidak akan menuntut kejadian ini ke ranah hukum.
“Kami menyampaikan ucapan turut berduka cita semoga amal ibadahnya di diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang di tinggalkan selalu di berikan ketabahan,” pungkas AKP Samuji.
(Jon.L/Smi)















