https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Tawur Agung Kesanga 2025, di Buka Oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

 

Yogyakarta – Kompassindonesianews.com Umat Hindu di seluruh penjuru tanah air akan menghadiri acara Tawur Agung Kesanga 2025 di Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta DIY. Tawur Agung Kesanga merupakan upacara sakral yang bertujuan menyucikan alam semesta menjelang Hari Raya Nyepi tahun 2025, hal ini disampaikan oleh Ketua pelaksana kegiatan acara, I.Nyoman Gunarsa saat beri keterangan kepada awak media di Kantor TWC unit Prambanan Kamis 27 Maret 2025.

Dalam keterangannya Ketua panitia DIY, I.Nyoman Gunarsa, mengatakan acara Tawur Agung Kesanga 2025 akan di hadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming, Menteri Agama RI, Dr.K.H.Nasarudin Umar, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Prof.Dr.Drs.I.Negah Duija, Ketua PHDI Pusat Mayjen TNI (purna) Wisnu Bawa Tenaya, serta jajaran pengurus PHDI DIY.

Sementara itu, Ketua panitia pusat Gede Narayana menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Tawur Agung Kesanga ini, dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama adalah seremonial yang dihadiri oleh Wakil Presiden RI dan tamu VIP lainnya dan sesi kedua ritual Tawur Agung Kesanga.

Tema Tawur Agung Kesanga 2025 tingkat nasional, Manavaseva Mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045 yang berarti melayani manusia sama dengan melayani Tuhan. Sedangkan untuk tingkat Daerah dengan semangat Moderasi Beragama, Umat Hindu DIY menjaga harmoni dalam era digitalisasi menyonsong Indonesia Emas 2024.

 

Ketua PHDI Pusat, Wisnu Bawa Tanaya menuturkan bahwa makna Tawur Agung Kesanga ini merupakan upacara penyucian alam semesta untuk mengembalikan keseimbangan antara manusia dan lingkungan.

Tujuannya adalah mengembalikan sari – sari alam yang telah di gunakan manusia kepada para Buhda menjaga keharmonisan antara manusia alam dan Tuhan, membakar segala kejahatan dimuka bumi dan dalam diri manusia serta menyelaraskan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam semesta,” tuturnya.

Iya menambahkan, upacara Tawur Agung Kesanga ini dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga atau sehari sebelum Hari Raya Nyepi.” Kegiatan kali ini, tingkatan Caru yang diambil adalah Manca Kelud Yama Raya puncak acara ditandai dengan pawai ogoh – ogoh yang melambangkan Budha Kala simbol kejahatan dan pembakarannya sebagai simbol pembersihan diri dari sifat buruk.

Hal serupa juga disampaikan oleh, Dirjen Bimas Hindu Kementerian Agama RI, Dr.I.Nengah Duija menambahkan Tawur Agung Kesanga adalah momentum sakral bagi Umat Hindu untuk melakukan penyucian diri dan alam semesta, guna menyongsong tahun baru Saja dengan hati yang bersih,” katanya.

Rangkaian kegiatan Nyepi 2025, sebagai bagian dari rangkaian Hari Raya Nyepi berbagai kegiatan telah dan akan dilaksanakan antara lain.
1.Giri Kerti dan Dharma Tula di seluruh pura di Yogyakarta.
2.Bakti sosial di Kabupaten Gunungkidul dan Yogyakarta.
3.Jalan sehat dan pengobatan gratis.
4.Dono darah.
5.Sarasehan Lintas Iman.
6.Saka Yoga Festival di Candi Prambanan.
7.Saka Bhoga Sevanam yang diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.
8.Melasti di Pantai Ngobaran dan Pantai Parangkusomo.
9.Tawur Agung Nasional di Candi Prambanan.
10.Malam Pengerupukan.
11.Pawai Budaya Ogoh – ogoh dan Gunungan.
12.Dharma Santi sebagai penutup seluruh rangkaian perayaan Nyepi 2025.(JN)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *