https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

PT.MTG Terbakar, Puluhan Mobil Pemadam Kebakaran di Terjunkan ke Lokasi

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

 

Kabupaten Sleman Kompassindonesianews.com PT. Mataram Tunggal Garmen (MTG) yang terletak di Dusun Balong, Donoharjo, Kapanewon/Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dilalap si jago merah dinihari sekitar pukul 03,30 Rabu 21 Mei 2025.

Menurut keterangan dari saksi api berasal dari belakang pabrik, untung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

Karyawan yang datang lebih awal berusaha menyelamatkan barang – barang yang bisa di selamatkan namun tidak bisa berbuat banyak karena api mulai membesar, puluhan armada pemadam kebakaran silih berganti berusaha memadamkan api. Mulai dari Damkar Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Magelang Jawa Tengah dan water cannon dari Poda DIY juga diterjunkan ke tempat kejadian.

Hal tersebut disampaikan oleh, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa saat beri keterangan kepada awak media di Pemdopo Parasamya Rabu 21 Mei 2025.

Danang Maharsa, menjelaskan bahwa pihaknya baru saja kembali dari lokasi kejadian untuk melihat kondisi pabrik yang terbakar.

Lanjutnya, setelah 7 jam api sudah mulai padam namun kondisi gedung pabrik yang terbakar perlu pendinginan terlebih dahulu jadi kami belum bisa masuk. Menurut informasi dari pihak pabrik, material yang terbakar adalah material yang sudah siap export maka untuk membantu situasi yang ada Pemkab Sleman sedang berusaha membatu mencarikan gudang yang tidak terpakai atau bangunan yang tidak terpakai untuk merelokasi bagian produksi pabrik untuk sementara sambil menunggu proses renovasi gedung pabrik yang bisa memakan waktu satu tahun,” tambah Danang.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sleman mengatakan mensikapi peristiwa tersebut terutama karyawan yang jumlahnya mencapai 1.800 orang kita fasilitasi untuk melanjutkan perundingan tripartit mencari jalan keluar bersama untuk membantu karyawan yang terdampak kebakaran,” ucapnya.

Shavitri Nurmala, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sleman menyampaikan bahwa untuk membantu pemadam kebakaran kami menerjunkan semua Damkar yang ada di Sleman dan dibantu dari Damkar Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, dan Magelang Jawa Tengah.

Ia mengatakan penyebab kebakaran belum bisa ditentukan karena belum di lakukan olah TKP karena butuh waktu apinya belum benar – benar padam. Namun demikian kami juga masih menempatkan beberapa armada Damkar di lokasi, sedangkan untuk penyelidikan kita serahkan kepada pihak kepolisian Poltesta Sleman,” pungkasnya.(JN)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *