https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Bakti Sosial di Semoyang:YPP Syaikhuna Zainuddin Atsani NW, KKN STIT PALAPA NUSANTARA dan Pemuda Inspirator NTB

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Lombok Tengah KompassIndonesiaNews.Com
Desa Semoyang,Rasa kepedulian sosial kembali diwujudkan melalui Bakti Sosial (Baksos) yang digelar di Desa Semoyang, Lombok Tengah. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN STIT Palapa Nusantara**, Yayasan Pendidikan dan Pengajaran (YPP) Syaikhuna Zainuddin Atsani**, dan **Asosiasi Pemuda Inspirator NTB**.

Acara yang berlangsung pada **Kamis, 14 Agustus 2025**, dihadiri langsung oleh:
Haikal Firmansyah**, Ketua Umum Asosiasi Pemuda Inspirator NTB
Nursiah Qh.S.Pd**, Ketua Umum Asosiasi Pemuda Inspirator Kabupaten Lombok Tengah
Rizki Adiarta, M.Sos**, Kepala Sekolah MA Syaikhuna Zainuddin Atsani NW Lingku Dane
M. Pathoni, S.Pd**, Kepala Sekolah SMP IT Syaikhuna Zainuddin Atsani NW Lingku Dane
Serta para mahasiswa STIT Palapa Nusantara peserta KKN di Desa Semoyang

Bakti sosial mencakup pembagian sembako, pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kebersihan lingkungan, serta motivasi untuk anak dan remaja. Kegiatan ini tidak hanya memberi bantuan materiil, tetapi juga menanamkan semangat kepedulian dan kemandirian.

### **Sinergi Pemuda dan Lembaga Pendidikan**

Dalam sambutannya, **Haikal Firmansyah** menekankan pentingnya sinergi pemuda dalam aksi sosial.

Ini bukti bahwa pemuda bisa bersatu untuk masyarakat. Bakti sosial bukan sekadar membagi, tapi tentang hadir dengan hati. Kami percaya, gerakan kecil hari ini bisa jadi perubahan besar esok,”* ujarnya.

Sementara itu, **Nursiah Qh.S.Pd** menyebut bahwa pemuda desa harus menjadi pelaku utama pembangunan.

Pemuda desa bukan penonton. Mereka harus jadi pelopor. Kita ingin kegiatan ini memicu lahirnya komunitas peduli di Semoyang,”* tegas Nursiah.

### **Pendidikan Harus Menyentuh Masyarakat**

**Rizki Adiarta, M.Sos** menilai, kegiatan ini adalah wujud pendidikan karakter yang sesungguhnya.

Ilmu harus bermanfaat. Kolaborasi seperti ini mengajarkan empati, tanggung jawab, dan kepemimpinan sosial kepada generasi muda,”* katanya.

M. Pathoni, S.Pd** menambahkan:

Kehadiran mahasiswa KKN adalah inspirasi. Mereka membuktikan bahwa belajar bisa membawa kita kembali memberi kepada desa,”* ujar Pathoni.

### **Mahasiswa: Dari Kampus ke Desa, dari Ilmu ke Aksi**

Para mahasiswa KKN STIT Palapa Nusantara menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima mereka dengan hangat.

Kami belajar banyak hal berharga: kesederhanaan, ketangguhan, dan semangat gotong royong. Bakti sosial ini adalah bentuk balas budi kami, meski masih kecil,”* ujar salah satu perwakilan mahasiswa.

Mereka berharap kolaborasi ini terus berlanjut dalam bentuk pelatihan, bimbingan belajar, dan pemberdayaan ekonomi warga.

### **Penutup**

Bakti sosial di Desa Semoyang menjadi bukti bahwa **kebaikan lahir dari kolaborasi tulus**. Dengan semangat *“Berbagi Ilmu, Berbagi Kasih, Berbagi Harapan”*, gerakan ini diharapkan menjadi awal dari lebih banyak aksi nyata untuk masyarakat NTB.

( M.Rifai )

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *