Toba Kompassindonesianews.com- Meski bertaraf internasional, gelaran Aquabike 2025 di Balige, Kabupaten Toba, belum mampu menarik kunjungan wisatawan dari luar daerah secara signifikan. Mayoritas penonton yang hadir terpantau merupakan warga lokal dan aparat keamanan yang bertugas.
Berdasarkan pantauan Kompassindonesia, dari sekitar 20 pengunjung yang dijumpai di sekitar venue, hampir semuanya berasal dari dalam Kabupaten Toba. Tidak banyak wajah baru atau pengunjung dari luar kota, apalagi dari mancanegara.
Salah seorang pedagang kuliner di sekitar lokasi, Siahaan mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia berharap event internasional seperti ini bisa menarik wisatawan dari kota-kota besar seperti Medan, Siantar, bahkan Jakarta dan luar negeri.
“Yang datang ke warung saya wajah-wajah yang sudah familiar, pelanggan biasa. Hanya beberapa panitia dan kru event saja yang terlihat berbeda,” ujarnya,
Meski jumlah pembeli sekitar 20 persen, Siahaan menilai perputaran ekonomi belum maksimal karena sebagian besar pembeli masih warga lokal.
“Perputaran uang hanya sebatas peserta balap, panitia, dan petugas. Hotel, transportasi, dan katering mungkin diuntungkan. Tapi kami pedagang kecil kurang merasakan dampaknya,” katanya.
Hal senada disampaikan pedagang lainnya, Napitupulu. Ia menyambut baik adanya event internasional di Toba, namun menyayangkan kurangnya promosi yang menyebabkan minimnya kunjungan dari luar daerah.
“Kalau tidak dipromosikan secara luas, bagaimana orang luar tahu? Semoga saja event F1H2O yang digelar besok tanggal 22–24 bisa lebih ramai oleh wisatawan dari luar,” ucapnya. ( Marhuarar Pangaribuan )















