https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Buka Jambore Literasi, Wakil Bupati Danang Maharsa Ajak Masyarakat Jadikan Literasi Bagian Dari Gaya Hidup

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kabupaten SlemanKompassindonesianews.com Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, membuka secara simbolis pelaksanaan Jambore Literasi 2025, yang di selenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman bertempat di Desa Wisata Jaka Garong, Kapanewon/Kecamatan Turi, Sleman Jumat 22 Agustus 2025.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 120 orang terdiri dari guru, tenaga pendidikan, pengelola perpustakaan sekolah, Kalurahan, umum, komunitas literasi, pramuka, dan masyarakat umum yang memiliki kepedulian terhadap literasi.

” Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman, Shavitri Nurmala Dewi dalam laporannya menyampaikan bahwa Jambore Literasi hadir sebagai salah satu strategi kreatif dalam menjawab tantangan perkembangan literasi saat ini,” ujarnya.

Lanjutnya, Kabupaten Sleman memiliki potensi besar dalam pengembangan literasi. Namun, tantangan yang dihadapi adalah bagaimana mengoptimalkan sinergi antar pemangku kepentingan tersebut membangun kolaborasi berkelanjutan. Jambore ini, hadir sebagai jawaban atas tantangan tersebut,” jelas Shavitri.

Ia juga menuturkan dalam Jambore Literasi ini, terdapat berbagai rangkaian kegiatan di antaranya, pameran, lomba, workshop, diskusi, dan pertunjukan seni literasi,” tutupnya.

” Sementara itu, Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa, menyampaikan apresiasinya atas semangat menghidupkan budaya literasi di Kabupaten Sleman melalui kegiatan Jambore Literasi ini.

Menurut Danang, kegiatan ini tidak hanya sekedar seremonial saja, tetapi menjadi ruang belajar bersama, ruang berbagi pengalaman, dan ruang kolaborasi serta bersinergi lintas komunitas.

Saya berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan ekosisten literasi yang hidup di Kabupaten Sleman, ekosisten yang tidak hanya menghidupkan ruma, sekolah, ruangan, hingga dunia maya dengan budaya literasi.

Selain itu, Wakil Bupati Danang Maharsa, juga menilai tema Jambore Literasi kali ini (Literasi Multidimensi di Era Disrupsi Dari Tradisi Lisan Ke Kecerdasan Digital) sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini.

Literasi tidak lagi hanya di pahami sebatas kemampuan membaca dan memahami, tetapi telah berkembang menjadi sebuah kompetensi multidimensi,” ungkap Danang.

” Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Sleman untuk menjadikan literasi sebagai bagian dari gaya hidup.” Karena sejatinya, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang kaya sumber daya alam melainkan bangsa yang warganya gemar membaca gemar belajar dan mau terus berkembang,” pungkasnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *