Kompassindonesianews.com Simalungun, Sumatera Utara — Rabu, 15 Oktober 2025, ribuan jamaah dari berbagai daerah akan memadati Pondok Pesantren Syekh Salman Daim, Simalungun, untuk menghadiri Puncak Haul ke-7 Allahuyarham Buya DR. Syekh Salman Daim Al Khalidi, seorang ulama kharismatik dan mursyid besar Thariqat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah Jalaliyah (TNAJ) yang dikenal luas di seluruh Nusantara.
Acara akbar ini juga dirangkaikan dengan Wisuda Syekh Muda & Syarifah ke-35, sebuah tradisi spiritual tahunan yang menjadi tonggak penting dalam pembinaan kader thariqat, sekaligus memperkuat silaturahmi antarjamaah dan mursyid di berbagai wilayah Indonesia.

Sidang Munaqasyah Syekh Muda dan Syarifah ke-35
Sebelum pelaksanaan wisuda, telah digelar Sidang Munaqasyah Syekh Muda dan Syarifah ke-35 yang berlangsung sejak 6 hingga 16 Oktober 2025.
Sidang tahunan ini bertujuan untuk menguji kemampuan, pemahaman, dan penguasaan spiritual para calon Syekh Muda dan Syarifah sebelum memperoleh ijazah resmi dari thariqat.
Mursyid Thariqat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah Jalaliyah, Buya Dr. Syekh Muhammad Nur Al Khalidi, S.Ag., M.Hum., mengingatkan pentingnya profesionalisme, adab, dan kebersihan hati bagi para penguji dalam melaksanakan sidang munaqasyah tersebut.
Kita sebagai penguji harus profesional, berpegang kepada kebenaran, bukan kepada kepentingan kelompok atau pribadi. Semua harus berpedoman kepada SOP dan nilai kebenaran, ujar Buya di hadapan para penguji.
Dalam momentum penuh keberkahan ini, juga akan hadir dan memberikan tausiyah ilmiah Buya Dr. H. Arrazi Hasyim, Lc., S.Fil.I., M.A.Hum., seorang ulama muda yang dikenal luas atas kepakaran dan kedalaman ilmunya di bidang tafsir, hadis, dan pemikiran Islam.
Kegiatan akan berlangsung dalam dua sesi, yakni pada pukul 09.00 WIB dan 20.00 WIB, bertempat di PP. Syekh Salman Daim, Simalungun – Sumatera Utara.
Puncak haul ini tidak hanya menjadi ajang mengenang perjuangan dan keteladanan Buya DR. Syekh Salman Daim Al Khalidi dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin, tetapi juga menjadi momentum spiritual bagi para jamaah untuk memperkuat cinta kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW melalui thariqat yang beliau wariskan.
Acara ini diharapkan menjadi sarana memperkokoh ukhuwah Islamiyah, serta mempertegas peran thariqat dalam membina umat menuju keseimbangan antara ilmu, amal, dan akhlak
Jamaah TNAJ Asal Sumatera Selatan Turut Diwisuda
Dalam kesempatan istimewa ini, rombongan jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Al Khalidiyah Jalaliyah (TNAJ) asal Sumatera Selatan turut menjadi bagian dari peserta Wisuda Syekh Muda & Syarifah ke-35 yang digelar di Bandar Tinggi, Simalungun.
Sebanyak delapan jamaah asal Sumatera Selatan mengikuti prosesi wisuda tahun 2025 ini sebagai bentuk khidmat dan cinta kepada thariqat serta mursyid agung, Allahuyarham Buya DR. Syekh Salman Daim Al Khalidi.
Mereka adalah:
1. Ibu Umi Cholifah
2. KH. Hasan Bakti (Ari)
3. KH. M. Hudawi (Habib)
4. KH. M. Nasir (Izu)
5. KH. M. Qohar (Rimba)
6. KH. Zulhadi (Asykar)
7. KH. Sholahuddin
8. KH. Aziz
Kehadiran jamaah dari Sumatera Selatan ini menjadi bukti nyata bahwa cahaya perjuangan dan nilai-nilai dakwah Buya DR. Syekh Salman Daim Al Khalidi telah menembus lintas daerah dan generasi, mempererat persaudaraan antarjamaah thariqat di seluruh Nusantara.
( TUAN SYEKH : KOMARUDIN )















