https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Pancasila Bukan Hanya Slogan Ataupun Hapalan, Pancasila Merupakan Pedoman Hidup Berbangsa dan Bernegara

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Pemerintah Kabupaten Sleman, melalui Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman melaksanakan kegiatan pelembagaan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bertempat di The New Atrium Hotel Yogyakarta pada Rabu, 22 Oktober 2025.

Kegiatan pelembagaan ini dibuka secara lansung oleh Wakil Bupati Kabupaten Sleman, Danang Maharsa. Ia mengatakan sebagai kader Pancasila setelah pengukuhan ini, saudara harus dapat memberikan contoh dan mengajak seluruh masyarakat untuk mengamalkan nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan sehari – hari,” ungkapnya.

Saudara – saudara akan menjadi role model warga negara, yang berjiwa Pancasila.

Lanjutnya, menjadi kader yang mengamalkan nilai Pancasila bukan tugas ringan. Diperlukan komitmen yang kuat, integritas diri dan konsistensi dalam pelaksanaannya terlebih lagi Pancasila bukan hanya slogan ataupun hafalan.

Pancasila merupakan pedoman hidup berbangsa dan bernegara yang harus kita terapkan, dalam kehidupan kita sehari – hari. Tanpa pengamalan secara nyata dalam kehidupan, maka Pancasila hanya sekedar teks atau tulisan belaka,” tambah Danang.

Revitalisasi Pancasila adalah memahami dan menghayati nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Sedangkan aktualisasi mengamalkan nilai – nilai luhur Pancasila dengan demikian, upaya revitalisasi ini diharapkan dapat menjawab tantangan perkembangan zaman dengan tetap memegang teguh nilai – nilai kebangsaan dan semangat Pancasila.

Pemkab Sleman senantiasa berupaya melakukan pendidikan karakter untuk membentuk karakter manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa Pancasila, mulai dari anak – anak hingga remaja. Pembentukan karakter manusia merupakan manifestasi tujuan pendidikan dengan membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang beriman, takwa, cerdas, terampil, dan mengaktualisasikan nilai – nilai Pancasila dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Upaya revitalisasi dan aktualisasi nilai – nilai Pancasila juga dilakukan oleh Pemkab Sleman, dengan pembentukan Kalurahan berkarakter Pancasila. Dan Pemerintah Kalurahan, merupakan bagian dari sistem Pemerintahan yang memiliki kedudukan dan fungsi yang sangat strategis karena langsung bersentuhan dengan masyarakat secara langsung.

Pembentukan role model implementasi penanaman karakter Pancasila di Kalurahan diharapkan mampu memproduksi perilaku yang mencerminkan pelaksanaan nilai – nilai Pancasila, sekaligus dapat menjadi contoh serta media untuk menginkubasi perilaku personal dan institusional lainnya.

” Saya berharap para kader Pancasila untuk melibatkan generasi muda dan seluruh masyarakat dalam implementasi Pancasila, manfaatkan teknologi informasi sebagai penunjang pengenalan dan publikasi dalam setiap kegiatan tanpa harus meninggalkan nilai – nilai Pancasila.

Danang, juga menyebut para kader Pancasila mempunyai tanggung jawab melakukan revitalisasi dan aktualisasi nilai – nilai Pancasila, dalam kehidupan masyarakat kita.

Saya juga berharap keberadaan kader Pancasila dapat menjadi motivator, inspirator, agent of change dan teladan bagi generasi muda Kabupaten Sleman dalam mengamalkan nilai – nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari – hari.

Menjadi kader Pancasila saudara diwajibkan lebih dari sekedar paham, namun juga lebih siap dan lebih baik dalam pengamalan Pancasila.

Tentunya, tanggung jawab tidak main – main dan harus dilaksanakan dengan keteguhan hati dan tekat yang kuat,” tutup Danang.

” Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman, Samsul Bakri dalam laporannya menyampaikan peserta kegiatan pelembagaan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Sleman sehumlah 50 orang.

Untuk pembiayaan biaya penyelenggaraan kegiatan ini, bersumber dari DPA Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sleman tahun anggaran 2025.

Dengan terselenggaranya kegiatan pelembagaan Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara dari awal sampai akhir diharapkan dapat menghasilkan ASN yang berkarakter Pancasila, ini merupakan wujud sinergitas dan sekaligus indikasi komitmen yang tinggi dari berbagai pihak atas kesadaran perlunya revitalisasi dan reaktualisasi nilai – nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ucapnya.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *