https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Anak – Anak Muda Bisa Berperan Membantu, Mempromosikan UMKM dan Ekonomi Kreatif

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

KABUPATEN SLEMANKompassindonesianews.com Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman kembali menggelar pasar Bela Negara yang ke 12 kalinya, seperti biasa pasar Bela Negara ini di selenggarakan di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman setiap hari Jumat pagi. Pasar Bela Negara ini, mulai buka pukul 6,30 sampai pukul 10,30 WIB.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Bina Ideologi Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Kabupaten Sleman, Dwijo Anggono saat acara berlansung Jumat 24 Oktober 2025. Anggono mengatakan pada hari ini kami sengaja mengundang Dhimas Jogja 2023, dan kebetulan beliau juga berasal dari Kabupaten Sleman sekaligus pemenang Dhimas Diajeng tingkat Provinsi DIY,” ujarnya.

Lanjutnya, kenapa dia kami undang dalam acara pasar Bela Negara pada pagi ini, karena saat ini kan bulan Oktober kita manfaatkan momentum bulan Oktober tanggal 28 Oktober mendatang sebagai hari sumpah pemuda.

Kita tau bahwa Syahrindra Restu ini adalah pemenang Dhimas Diajeng Kabupaten Sleman dan DIY 2023. Sehingga kami mengarahkan dapat menginspirasi anak – anak muda, memberikan semangat pada anak – anak yang lain dalam menyongsong hari sumpah pemuda, memotivasi semangat anak – anak muda untuk berkarya, untuk berwirausaha, maupun untuk apa saja yang dapat untuk mengisi kemerdekaan terutama dengan kegiatan – kegiatan yang kreatif bagi anak muda terutama dalam peringatan hari sumpah pemuda.

Karena nanti yang akan menyongsong Indonesia emas tahun 2045 itu, yang berperan aktif adalah anak – anak muda yang nanti akan memegang tampuk kekuasaan, pemerintahan, maupun apa saja mungkin berwiraswasta dan lain – lainnya.

Nah semuanya itu adalah kuncinya dari anak – anak muda yang akan mewujudkan Indonesia emas itu adalah, berinovasi, berkreatif, dan tentu saja wawasan kebangsaan itu kita tumpuk untuk semangkin meningkat.

Karena di era globalisasi itu tantangan anak – anak muda semakin berat, terutama kemajuan teknologi media sosial.

Maka dari itu, kami dari Kantor Kesbangpol Kabupaten Sleman berkewajiban membentengi anak – anak muda dengan pengetahuan wawasan kebangsaan, cinta tanah air, dan terutama bela negara.

Anggono juga menyampaikan, bela negara itu tidak hanya pengertiannya mengangkat senjata berperang. Tapi, mencintai produk – produk lokal itu merupakan bagian dari implementasi bela negara. Kemudian bekerja sesuai dengan profesinya masing – masing, mahasiswa ya belajar ya belajar dengan sebaik – baiknya itu merupakan bentuk dari bela negara sehingga nanti dapat mencapai cita – citanya.

Kalau cita – citanya jadi dokter, jadi guru, jadi PNS, tentu nanti yang akan mengisi adalah anak – anak muda saat ini. Untuk itu, kunci sukses untuk Indonesia emas 2045 itu ya anak – anak muda harus berwawasan kebangsaan cinta tanah air dan tentu saja dengan meraih cita – cita yang diinginkan mereka.

Kalau tercapai cita – citanya berarti itu akan menjadi jembatan untuk mewujudkan Indonesia emas 2045, tentu dengan semangkin banyaknya frekuensi pasar Bela Negara masyarakat semakin mengenal “O” ternyata setiap hari Jumat pagi ada pasar Bela Negara ” tentu mereka masyarakat momen hari Jumat itu untuk berbelanja khususnya produk – produk kuliner khas Sleman yang jaman dulu saat ini sudah ditampilkan kembali, ada buah – buahan, dan lain – lainnya.

Ia juga menerangkan dalam pelaksaan pasar Bela Negara ini, kami gilir UMKM nya itu tidak hanya itu – itu saja yang kita ambil. Dan perlu diketahui dari 17 Kapanewon/Kecamatan yang ada UMKM nya silahkan mendaftar ke kami lansung ke Kesbangpol Sleman atau melalui Budi Chandra semuanya pasti akan kami fasilitasi,” tutupnya.

Sementara itu, Dhiajen Dimas terpilih 2023, Syahrindra Restu mengatakan saya di undang oleh Kesbangpol Kabupaten Sleman dalam rangka menghadiri acara pasar Bela Negara untuk melakukan talk show dalam rangka memperingati hari sumpah pemuda di bulan Oktober ini. Dan topik yang tadi kami bahas tentunya adalah peran generasi muda dalam membangun masyarakat berkolaborasi dengan Kesbangpol Kabupaten Sleman khususnya bagaimana kemudian anak – anak muda bisa berperan membantu mempromosikan UMKM dan ekonomi kreatif di masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman.

Yang istimewa tentu Kabupaten Sleman ini dengan 17 Kapanewon/Kecamatan nya itu, memiliki kekuatan dari segi ekonomi kreatif. Mulai dari kuliner, kerajinan, dan bentuk – bentuk ekonomi kreatif lainnya yang dimiliki oleh Kabupaten Sleman.

” Akan tetapi, salah satu tantangan di jaman sekarang adalah bagaimana cara mempromosikannya. Karena sekarang dengan kekuatan sosial media, maka produk – produk yang laku laris adalah produk – produk yang mereka berhasil mempromosikannya di sosial media dan ini kemudian sebagai salah satu tugas teman – teman Dhimas Diajeng Kabupaten Sleman.

Lanjutnya, bagaimana kami dari Dhimas Diajeng Kabupaten Sleman dan Yogyakarta, bisa membantu mempromosikan melalui sosial media dan juga channel – channel lainnya agar kita bersama – sama bisa mempromosikan dan membangun ekonomi kreatif tadi,” kata mahasiswa fakultas hukum Universitas Gadjah Mada ini.(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *