Kompassindonesianews.Com BANYUWANGI – Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Bola Voli U-19 Jawa Timur resmi dibuka di GOR Tawang Alun Banyuwangi, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., selaku Ketua Umum PBVSI Kabupaten Banyuwangi.
Acara dihadiri jajaran Forkopimda Banyuwangi, termasuk Bupati Hj. Ipuk Fiestiandani, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santosa, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indra Wijaya, pejabat utama Polresta, para Kapolsek jajaran, pelajar, dan stakeholder terkait.

Kejurprov tahun ini diikuti 22 tim putra dan 16 tim putri dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Para atlet akan bertanding selama sepekan hingga 3 November 2025 untuk memperebutkan gelar juara sekaligus mengasah kemampuan di tingkat provinsi.
Dalam sambutannya, Kapolresta Kombes Pol. Rama Samtama Putra menyampaikan apresiasi karena Banyuwangi kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi ini.
“Melalui Kejurprov ini, kita tidak hanya mencari juara, tetapi juga membangun semangat persaudaraan, memperkuat pembinaan atlet, dan melahirkan bibit unggul bola voli di Jawa Timur yang kelak bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Kapolresta. Ia juga menekankan bahwa kehadiran atlet, official, dan suporter dari berbagai daerah memberikan dampak positif bagi olahraga, pariwisata, dan perekonomian Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya Kejurprov. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung kegiatan olahraga, kesenian, dan budaya sebagai bagian dari pembangunan generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.
“Atlet muda adalah aset bangsa. Mereka adalah bintang masa depan yang akan mengharumkan nama Jawa Timur di kancah nasional maupun internasional. Teruslah berkarya dan junjung tinggi sportivitas,” pesan Bupati Ipuk.
Kehadiran Forkopimda dalam pembukaan Kejurprov menjadi simbol sinergi dan komitmen membangun ekosistem olahraga yang sehat, memperkuat karakter generasi muda, serta menjadikan Banyuwangi sebagai tuan rumah berprestasi dan berdaya saing.(andi)















