https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Polrestabes Surabaya Gelar Razia Pengemudi Pasca Halloween, Satu Ditemukan Positif Alkohol

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Kompassindonesianews.Com
SURABAYAPolrestabes Surabaya Polda Jatim menggelar razia kendaraan di kawasan Jalan Gubernur Suryo, Sabtu (1/11/2025) dini hari. Operasi tersebut tidak hanya menyoroti kelengkapan surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, tetapi juga memeriksa kadar alkohol para pengemudi yang baru pulang dari pesta kostum Halloween.

Pantauan di lapangan menunjukkan petugas Satlantas Polrestabes Surabaya fokus memeriksa kendaraan roda empat. Sejumlah pengemudi bahkan masih mengenakan atribut pesta dengan rias wajah menyeramkan, menandakan mereka baru saja usai berpesta.

Razia berlangsung sejak pukul 00.55 hingga 02.00 WIB, dan menghasilkan sejumlah temuan penting. Petugas menemukan berbagai jenis minuman keras, mulai dari bir hingga arak, di beberapa kendaraan.

Wakasatlantas Polrestabes Surabaya Kompol Su’ud menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah pencegahan kecelakaan lalu lintas akibat pengaruh alkohol.

“Beberapa waktu lalu terjadi kecelakaan tunggal karena pengemudinya dalam pengaruh alkohol. Makanya malam ini kita gelar razia khusus mobil untuk tes kandungan alkohol,” ujar Kompol Su’ud.

Sebanyak 40 hingga 45 pengemudi menjalani pemeriksaan menggunakan alat breathalyzer. Hasilnya, sekitar 90 persen menunjukkan kadar alkohol 0,0, sementara 10 persen lainnya terdeteksi mengonsumsi alkohol dengan kadar rendah.

“Ada 40 sampai 45 pengemudi yang kita periksa. 90% menunjukkan 0,0 alkohol,” jelas Su’ud.

Dari hasil pemeriksaan, satu pengemudi dinyatakan positif dengan kadar alkohol 0,08. Menurut kepolisian, kondisi tersebut sangat berbahaya bagi keselamatan di jalan raya.

“Kita dapati satu pengemudi dengan kandungan alkohol 0,08. Ini sangat membahayakan. Kita tilang dan antar pulang ke rumah untuk memastikan keselamatannya,” tegas Su’ud.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah minuman keras di beberapa kendaraan. Sebagian barang bukti tidak disita karena merupakan bawaan kerja, namun ada yang diamankan karena disinyalir untuk konsumsi pribadi.

“Ada yang membawa bir karena profesinya di restoran, tapi ada juga arak yang kita tahan karena belum diminum,” tambahnya.

Kompol Su’ud menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah pre-emptive dan edukatif untuk memberikan efek jera kepada masyarakat.

“Razia ini langkah awal untuk mengingatkan masyarakat. Kita juga akan berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya untuk memberikan penyuluhan di tempat hiburan malam. Boleh pesta, tapi keselamatan harus diperhatikan,” pungkasnya.

Melalui operasi ini, Polrestabes Surabaya menunjukkan komitmennya menjaga keselamatan pengguna jalan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak mengemudi dalam kondisi dipengaruhi alkohol, terutama setelah menghadiri pesta atau perayaan malam hari. (Andi)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *