https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Siswa SMA YBHM Sudah Sepekan Masih Belajar Daring Akibat Sengketa Tanah

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Garut ,KompassIndonesianews.com
Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di SMA Yayasan Baitul Hikmah Al-Mamuni (YBHM), Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, hingga hari ini Selasa 20 Januari 2026 masih belum berjalan normal. Sudah sepekan sejak awal masuk sekolah, para siswa terpaksa melaksanakan pembelajaran secara daring karena sekolah belum bisa digunakan.

Gerbang sekolah dalam kondisi terkunci, sehingga siswa dan guru tidak dapat memasuki ruang kelas untuk melaksanakan KBM secara langsung.Kondisi tersebut berdampak pada seluruh siswa dari kelas X hingga kelas XII. Demi menjaga hak belajar peserta didik, pihak sekolah mengambil langkah sementara dengan menerapkan pembelajaran daring, meskipun dinilai kurang efektif untuk sebagian mata pelajaran.

Pihak yayasan menyebutkan bahwa lahan sekolah merupakan tanah wakaf, sementara pihak lain mengklaim memiliki sertifikat kepemilikan atas tanah tersebut. Sengketa ini hingga kini masih dalam proses penanganan oleh pihak terkait.
Orang tua siswa pun berharap pemerintah daerah dan instansi berwenang segera turun tangan untuk mencarikan solusi, agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan siswa bisa belajar dengan nyaman di sekolah.

Menurut warga sekitar yang juga merupakan orang tua murid, sudah satu pekan terakhir para siswa terpaksa mengikuti pembelajaran secara daring. Kondisi tersebut dinilai kurang efektif dibandingkan dengan pembelajaran tatap muka.
“Kami sangat kasihan kepada anak-anak. Belajar daring tidak maksimal, beda dengan belajar langsung di sekolah yang lebih mudah dipahami,” ungkap salah seorang orang tua murid.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan SMA YBHM dapat kembali dibuka dan melaksanakan pembelajaran tatap muka. Pihak sekolah menyatakan akan terus mengupayakan penyelesaian terbaik demi kepentingan pendidikan para siswa. (Tim)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *