https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Tekan Inflasi Daerah, Perum Bulog Kanwil DIY, Lakukan Dropping Beras SPHP di Pasar SP2KP dan Tradisional

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

YogyakartaKompassIndonesianews.com Perum Bulog Kantor Wilayah Yogyakarta secara konsisten menjalankan agenda rutin dropping pendistribusian Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), di pasar – pasar pencatatan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), maupun pasar tradisional lainnya di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Sabtu (5/9/2026).

Peninjauan dan pendistribusian tersebut di pusatkan di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta. Kegiatan pendistribusian beras SPHP ini, merupakan kolaborasi senergi dan berkelanjutan antara Perum Bulog Kanwil Yogyakarta dengan Pemerintah Provinsi DIY. Agenda rutin ini bertepatan sebagai langkah konkret dalam upaya menurunkan angka inflasi daerah pada bulan Agustus 2026, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul.

” Dalam pelaksanaan di lapangan, Perum Bulog Kanwil Yogyakarta bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Pemerintah Kota Yogyakarta, serta Satgas Pangan Polresta Yogyakarta untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar, transparan, dan tepat sasaran kepada para pedagang eceran serta masyarakat.

” Beberapa poin utama dalam kegiatan ini meliputi :
1.Agenda rutin bersama Disperindag DIY guna menjaga ketersediaan pasokan beras SPHP secara berkala di pasar – pasar SP2KP dan pasar tradisional se – Provinsi DIY.
2.Pengendalian inflasi darah, merespons dan menurunkan tingkat inflasi daerah bulan Agustus 2026 di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul.
3.Pengawasan distribusi, mengandalkan sinergi Bapanas, Pemkot, dan Satgas Pangan Polresta Yogyakarta untuk menjaga kestabilan harga di tingkat pedagang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

” Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Wilayah Perum Bulog Kanwil Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, menyampaikan bahwa kegiatan dropping beras SPHP ini adalah bentuk komitmen bersama Pemprov DIY melalui Dinas Perdagangan untuk menjaga kestabilan pasokan dan harga pangan,” jelasnya.

Tambah Dedi, sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat menekan laju inflasi daerah secara signifikan serta memberikan kepastian harga beras yang terjangkau bagi masyarakat.

Lanjut Dedi, selain memasok beras SPHP kemasan 5 kg, Perum Bulog Kanwil Yogyakarta juga memastikan ketersediaan varian produk beras lainnya seperti Beraskita Premium di pasar – pasar tradisional.

Perum Bulog Kanwil Yogyakarta mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan membeli beras sesuai kebutuhan harian, karena stok beras di gudang Bulog DIY dipastikan sangat aman dan mencukupi,” ungkapnya.

(Joni)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *