https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Sungai Cisadane Berbusa dan Ikan Mati Usai Kebakaran Pabrik Kimia di Tangsel

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Tangerang SelatanKompassindonesianews.com — Aliran Sungai Cisadane di wilayah Tangerang Selatan menjadi sorotan warga setelah air sungai tampak berbusa, berbau menyengat, dan ditemukan ratusan ikan mati mengapung.

Warga pertama kali mengetahui perubahan kondisi sungai melalui video yang beredar luas di media sosial.

Dalam video tersebut, air sungai terlihat keruh keputihan dan berbusa, disertai bau menyengat.

“Baunya menyengat, tampak juga berbusa. Ini tidak tahu asalnya dari mana?” kata Nur (48), warga setempat di Tangerang, Senen di kutip dari Antara

Ia menyebut kondisi serupa terlihat di jembatan anak Sungai Cisadane dekat Perumahan Delatinos.

“Bau kayak minyak tanah atau bensin gitu,” ujar dia.

Menanggapi laporan warga, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan Bani Khosiyatullah mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk mengecek langsung dugaan pencemaran tersebut.

“Tim sudah diterjunkan untuk cek lokasi dugaan pencemaran. Ada dari anggota Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan,” tuturnya.

Menurut Bani, hasil pemeriksaan di lapangan akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti air sungai berwarna putih dan berbau menyengat.

“Nanti kita tunggu hasil cek petugas di lapangan,” kata dia.

Kondisi itu muncul diduga tak lama setelah kebakaran gudang pestisida di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, Senin (9/2/2026).

Kebakaran terjadi di gudang pestisida milik PT Biotek Saranatama pada pukul 04.30 WIB.

Api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan sebelum dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran.

“Kita terima laporan jam 04.30 WIB, kemudian langsung dilakukan pemadaman,” kata Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Tangsel Omay Komarudin.
((Red/Dedi.ms)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *