https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

Presiden Prabowo Groundbreaking Proyek Strategis Nasional LNG Abadi Masela

https://kompassindonesianews.com/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-14-at-13.38.09.jpeg

JAKARTA|Kompassindonesianews.com– Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi memulai groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela pada Kamis, 16 Juli 2026.

 

Acara groundbreaking dilaksanakan secara hybrid melalui konferensi video dari Istana Merdeka, Jakarta, dan lokasi proyek di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Provinsi Maluku.

 

Proyek LNG Abadi Masela merupakan salah satu proyek energi terbesar di Indonesia yang perencanaannya telah dimulai sejak 1998. Dengan nilai investasi mencapai sekitar USD20,9 miliar, proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas produksi sebesar 9,5 juta ton LNG per tahun.

 

Pemerintah menetapkan 60 persen dari total produksi LNG Abadi Masela diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional.

 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya kerja keras dan persatuan dalam membangun bangsa. Ia meminta agar proyek yang telah dinantikan hampir tiga dekade ini dapat diselesaikan dengan target waktu secepat mungkin.

 

“Pembangunan suatu bangsa membutuhkan kerja keras dan persatuan. Proyek ini sudah lama kita nantikan. Saya minta agar dapat diselesaikan secepat mungkin,” ujar Presiden Prabowo.

 

Bagi pemerintah, dimulainya pembangunan LNG Abadi Masela memiliki arti strategis lebih dari sekadar pemenuhan energi. Proyek ini juga menjadi langkah nyata dalam mempercepat program hilirisasi, meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, serta mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

 

Khusus untuk wilayah timur Indonesia, kehadiran LNG Abadi Masela diharapkan menjadi katalisator pembangunan baru di Maluku dan kawasan sekitarnya melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan peningkatan infrastruktur.

 

Dengan dimulainya groundbreaking ini, pemerintah menargetkan LNG Abadi Masela dapat segera memasuki tahap konstruksi penuh dan beroperasi sesuai jadwal untuk mendukung visi Indonesia sebagai negara mandiri energi.

 

 

(Lulu Zaerina)

NATAL-ANDI-SUHAY-II

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *